Banyuwangi (beritajatim.com) – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah korban tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di pesisir Jembrana, Bali, Minggu (7/9/2025). Penemuan ini menambah daftar korban yang berhasil dievakuasi pascakecelakaan kapal yang terjadi beberapa waktu lalu.
Jenazah korban pertama ditemukan pada titik koordinat 08°21’33.06″S 114°31’40.86″E sekitar pukul 07.00 Wita oleh seorang nelayan setempat. Saat ditemukan, korban mengenakan celana pendek biru dan baju hitam. Lokasi penemuan berada sekitar dua kilometer dari bibir pantai.
Tak berselang lama, sekitar pukul 07.30 Wita, nelayan lain menemukan jenazah kedua pada titik koordinat 08°21.551’S 114°31.681’E. Korban kedua ini diketahui mengenakan celana pendek hitam tanpa memakai baju. Kedua jenazah langsung dievakuasi menuju Pantai Pengambengan.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas RI, R. Eko Suyatno, menjelaskan proses penanganan lanjutan terhadap kedua jenazah. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Jembrana sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Pukul 11.12 Wita ambulans RSU Negara dan ambulans Arjuna Rescue 115 bergerak dari RSU Negara menuju RSUD Blambangan untuk tindakan identifikasi,” jelas Eko Suyatno.
Upaya pencarian dan evakuasi korban KMP Tunu Pratama Jaya masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, dibantu unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta nelayan setempat. Pihak Basarnas juga mengimbau warga pesisir yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor untuk mempercepat proses evakuasi. [alr/beq]






