Mojokerto (beritajatim.com) – Proses evakuasi sopir truk bermuatan bata ringan yang terjun di area persawahan di Jalan By Pass Mojokerto, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto berlangsung dramatis. Petugas setidaknya membutuhkan waktu 2 jam untuk mengevakuasi sopir truk, Hariyanto (40).
Ini lantaran kaki warga Dusun Ngaren, Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang ini terjepit di kabin truk Mitsubishi Fuso Canter bernomor polisi S 8195 WS. Petugas berupaya membebaskan korban menggunakan peralatan penyelamatan untuk meregangkan bagian kabin yang menjepit kaki korban.
Selain itu, setir dan tongkat persneling truk juga harus dipotong guna melepaskan kaki kiri korban. Namun, proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kaki kanan Hariyanto ternyata terjepit di antara kabin depan dan pintu kanan truk. Kondisi pintu yang menempel pada tanah membuat petugas tidak dapat langsung meregangkan bagian tersebut.
Dua truk derek kemudian diterjunkan ke lokasi. Bersama para relawan, petugas terlebih dahulu membongkar sebagian muatan bata ringan dari bak truk untuk mengurangi beban kendaraan. Setelah itu, truk ditarik dari sisi kiri hingga kembali berdiri tegak. Setelah posisi kendaraan berubah, tim Damkar berhasil mengungkit pintu kanan yang ringsek hingga terbuka.
Langkah tersebut akhirnya memungkinkan kaki kanan Hariyanto terlepas dari himpitan kabin. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.00 WIB atau setelah terjebak selama kurang lebih 2 jam di dalam kabin truk. Usai dievakuasi, korban langsung dilarikan ke IGD RSI Sakinah, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 06.00 WIB tersebut melibatkan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, potensi relawan, dan kepolisian. Penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.
Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Jabon BPBD Kabupaten Mojokerto, Ahmad Yani mengatakan, kendala yang dialami petugas untuk mengevakuasi korban. “Medannya terlalu sempit, kita menerjunkan dua mobil derek untuk membantu proses evakuasi dan memotong pintu untuk mengeluarkan korban,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026).
Petugas membutuhkan bantuan truk derek karena kaki kanan korban terjepit di sisi kanan kabin yang menempel ke tanah. Evakuasi berlangsung cukup sulit dan membutuhkan penanganan ekstra hati-hati agar korban tidak mengalami cedera tambahan.
“Yang membuat kesulitan petugas karena korban terjepit kabin. Alhamdulilah korban selamat, korban mengalami luka ringan di bagian kaki sebelah kanan. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 2 jam,” tegasnya.
Sebelumnya, sebuah truk bermuatan bata ringan mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan By Pass Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Selasa (9/6/2026). Akibat kejadian tersebut, sopir truk mengalami luka dan sempat terjepit di dalam kabin kendaraan. [tin/aje]






