Surabaya (beritajatim.com) – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) secara resmi memberikan rekomendasi kepada H. Abdul Ghofur, untuk menjadi bakal calon Bupati Lamongan dalam Pilkada November 2024 mendatang.
Surat rekomendasi tersebut tertuang di dalam SK No : 29314/DPP/01/V/ 2024 tentang penetapan bakal calon kepala daerah Kabupaten Lamongan, yang sudah ditandatangani sejak 10 Mei 2024. Penyerahannya dilakukan di Kantor DPW PKB Jawa Timur, di Jalan Gayungsari No 33 Manunggal Kecamatan Gayungan Surabaya, Minggu (23/6/2024).
H. Abdul Ghofur berhalangan hadir karena tengah menjalankan ibadah haji di tanah suci, sehingga Penyerahan surat rekomendasi ini diterima oleh H. Mustaqim Khoiron selaku ketua Desk Pilkada Lamongan, dengan didampingi H. Makin Abbas, dan fungsionaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan, M. Freddy Wahyudi, dan M Sanusi.
Ketua Desk Pilkada, Mustaqim Khoiron dikonfirmasi terpisah membenarkan kalau ketua DPC PKB yang juga ketua DPRD Lamongan, H. Abdul Ghofur telah menerima rekomendasi sebagai bakal calon kepala daerah Kabupaten Lamongan dari PKB.
“Alhamdulillah yang kita dan masyarakat tunggu-tunggu yakni rekom sudah keluar ke pak H. Abdul Ghofur, setelah ini kita akan komunikasikan dan sosialisasikan rekom ini ke masyarakat dan konstituen partai,” kata dia, Senin (24/6/2024).
H. Ghofur sendiri memang memiliki hubungan erat dengan PKB, mengingat sosok yang tengah mengampu jabatan ketua DPRD Lamongan ini mengawali karir politiknya sebagai kader.
Karena catatan itulah, Halim Iskandar selaku Ketua Desk Pilkada DPP PKB, mengharapkan seluruh tim dan jaringan PKB untuk mengawal dan memenangkan H. Ghofur dalam Pilkada 2024.
“Pak Abdul Ghofur ini kader terbaik saya dan PKB, sehingga ketika sudah maju sebagai calon bupati harus menang. Untuk target menang harus kerja keras,” ucap pria dengan sapaan akrab Gus Halim, saat berbincang dengan tim dan keluarga H. Abdul Ghofur.
Lebih lanjut, Gus Halim memberikan keleluasaan kepada H. Ghofur untuk memilih calon wakil Bupati, yang bisa didiskusikan bersama tim internal serta parpol koalisi.
“Soal wakil saya serahkan kepada calon bupati dan timnya agar dirembuk dengan baik bersama parpol koalisi, karena wakil itu juga menentukan kemenangan,” kata dia.
Pemberian surat rekomendasi ini sekaligus menutup peluang bagi 11 bakal calon Bupati dan wakil Bupati yang mendaftar melalui PKB, termasuk Yuhronur Efendi, dan 6 diantaranya memenuhi syarat administrasi dan mengikuti OKK di DPP PKB. [asg/beq]






