Probolinggo (beritajatim.com) – Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo menyatakan daging dan susu dari sapi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) aman dikonsumsi. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir mengonsumsi produk daging dan susu maupun olahannya seperti yoqurt.
Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo, drh. Nikolas Nuryulianto, menerangkan jika produk yang bersumber dari hewan ternak (daging dan susu) diolah dengan baik dan benar, maka tidak akan berbahaya dikonsumsi.
“Sebab apabila produk hewan itu dimasak dengan baik dan cara-cara tertentu, Insya Allah aman dan tidak akan membahayakan kepada manusia. Contohnya, daging itu harus direbus dulu sampai mendidih selama 15 hingga 30 menit, baru boleh dimakan,” katanya.
Niko menjelaskan, virus PMK ini akan mati pada PH di bawah 6 derajat Celcius dan di atas 9 derajat Celcius. Selain itu, virus ini juga akan mati apabila terkena cairan disinfektan.
“Kami himbau kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo, apabila membeli daging di pasar tradisional, susu dan olahannya tidak perlu takut. Karena semua pelaku usaha Insya Allah sudah mengerti terkait dengan pengolahan produk hewan. Jadi pada ibu-ibu jangan mencuci produk hewan seperti daging kalau beli di pasar tradisional, tetapi harus langsung direbus selama 15 hingga 30 menit agar virusnya mati,” jelasnya.
Selain itu, Niko juga menjelaskan, jika membeli susu dan langsung direbus sampai 70 derajat selama 15 menit sambil diaduk-aduk supaya tidak hangus. Itupun tidak akan membahayakan kepada manusia yang meminumnya.
“Sejauh ini di Indonesia dari tahun 1990 hingga saat ini masih belum ditemukan kasus kepada manusia karena PMK ini tidak menular kepada manusia, asalkan tidak memakan produk hewan yang masih mentah,” terangnya.
Diketahui, hingga Kamis (2/6/2022) sore, Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo, ada 3.677 ekor sapi potong, sapi perah 285 ekor, domba 21 ekor dan kambing 4 ekor, yang terpapar PMK, dari populasi ternak di Kabupaten Probolinggo untuk sapi potong sebanyak 312.932 ekor, sapi perah sebanyak 8.154 ekor, domba sebanyak 75.721 ekor dan kambing sebanyak 54.923 ekor. (tr/beq)






