Gresik (beritajatim.com)- Tugu perbatasan selamat datang Gresik-Surabaya yang dindingnya sempat ambrol diperbaiki oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik.
Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah mengatakan, kerusakan ini pertama kali ditemukan petugas kebersihan. Saat itu petugas sedang memasang lampu sorot berkapasitas 250 watt di sekitar gapura.
Terlihat dindingnya ambrol langsung ditindaklanjuti DLH Gresik dengan mengirim tim teknis untuk perbaikan.
“Alhamdulillah sudah diperbaiki termasuk dilakukan pemasangan jaring pengaman dan perbaikan dinding tugu,” ujar Sri Subaidah, Selasa (18/3/2025).
Ia menjelaskan, kerusakan batu alam yang menempel ditugu disebabkan lantaran banyaknya kendaraan besar yang lalu-lalang sehingga menimbulkan getaran. Apalagi bangunan fisik gapura pada tahun 2012 ada penambahan lebar dengan menggunakan besi.
Sri Subaidah membantah perbaikan dan renovasi gapura ini menghabiskan anggaran Rp 7 miliar. “Yang nilai tersebut tugu gapura yang di Bunder. Sementara tugu di Segoromadu perbatasan Gresik-Surabaya perbaikannya sebesar Rp 648 juta,” ungkapnya.
Meski ada dinding yang ambrol lanjut dia, DLH Gresik memastikan struktur bangunan tugu masih kuat dan kokoh. “Yang rusak hanya dibagian dinding luarnya saja,” urainya.
Mengenai perbaikannya kata Sri Subaidah, saat ini tim perbaikan dari DLH Gresik sudah mulai melakukan pemasangan batu alam dan merapikan dinding yang rusak.
“Diperkirakan perbaikan ini selesai dalam waktu dua minggu,” pungkasnya. [dny/aje]






