Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Dr dr Sukadiono menegaskan, bahwa dukungan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin kepada Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (paslon PKB untuk Pilgub Jatim) bersifat pribadi dan tidak mewakili organisasi Muhammadiyah.
“Nggak, nggak. Itu kan kalau perorangan tidak masalah. Secara institusional tidak boleh dukung mendukung, banyak yang personal. Kalau mendukung silakan secara pribadi saja. Jangan bawa-bawa institusi atau lembaga Muhammadiyah,” kata Sukadiono usai menerima kunjungan silaturahmi paslon 02, Khofifah-Emil di kantor PWM Jatim, Rabu (2/10/2024) sore.
Menurut Sukadiono, secara faktual di lapangan banyak warga Muhammadiyah yang lebih mendukung pasangan Khofifah-Emil, bukan ke pasangan Luluk-Lukman.
“Sampai hari ini baru paslon nomor urut 2, Khofifah-Emil yang bersilaturahmi ke Muhammadiyah Jatim. Paslon lain belum ada yang datang. Kami terbuka menerima siapa saja yang mau silaturahmi,” jelasnya.
Seperti diketahui, Din Syamsuddin menyatakan dukungannya kepada pasangan bakal cagub-cawagub Jawa Timur dari PKB, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. Dukungan ini disampaikan Din saat menerima kunjungan Luluk-Lukman di kediamannya.
“Saya secara khusus dan bersengaja menerima kedatangan Mbak Luluk dan Mas Lukman dalam posisi sebagai cagub dan cawagub dan oleh karena itu penerimaan ini sudah menunjukkan dukungan,” kata Din di kediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024).
Din lantas menjelaskan dukungan tokoh Muhammadiyah terhadap tokoh Nahdlatul Ulama (NU) bukan hal yang aneh. Dia juga sempat mengungkap telah menghubungi tokoh-tokoh Muhammadiyah wilayah Jatim mengenai dirinya yang sudah menerima pasangan Luluk-Lukman. [tok/beq]






