Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyambut baik aspirasi buruh rokok dan pengusaha tembakau yang mengatasnamakan Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM), saat berunjuk rasa di Kantor Pemkab Pamekasan, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Selasa (10/2/2026). Bahkan pihaknya komitmen menyampaikan aspirasi mereka sesuai kewenangan dengan penuh tanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan di hadapan ribuan buruh rokok dan pengusaha tembakau yang berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab Pamekasan, bahkan Kiai Kholil (sapaan akrab KH Kholilurrahman) juga menegaskan komitmennya untuk selalu membuka ruang dialog dan siap mengawal aspirasi petani dan buruh sesuai wewenang yang dimilikinya.
“Intinya kami mendukung dan siap duduk bersama. Setelah aksi ini, mari kita dialog dan berangkat bersama memperjuangkan aspirasi ke pemerintah pusat. Terlebih industri rokok dan tembakau memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, termasuk dalam sektor penyerapan tenaga kerja,” kata KH Kholilurrahman.
Selain itu pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf bagi para petani tembakau maupun buruh rokok, karena perhatian terhadap sektor pertanian khususnya tembakau belum sepenuhnya maksimal khususnya pada masa awal kepemimpinannya bersama Sukriyanto.
“Hal ini bukan tanpa alasan, termasuk di antaranya akibat keterbatasan anggaran daerah dalam upaya pemerataan pembangunan. Padahal sekitar 67 persen wilayah di Pamekasan, merupakan lahan pertanian,” ungkapnya.
Namun pihaknya tetap berupaya untuk memberikan pengabdian terbaik bagi daerah yang dipimpinnya. “Pada awal 2026, angka kemiskinan di Pamekasan sudah mengalami penurunan, sehingga kami optimistis untuk selalu berkolaborasi antara pemerintah dengan pengusaha agar dapat selalu mendorong peningkatan kesejahteraan petani tembakau,” tegasnya.
“Terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi, kami berencana untuk kembali melakukan pembinaan terhadap LSM, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga ketertiban umum di setiap aktivitas sosial. Intinya kami sepakat dengan tuntutan ini, mari kita bersama berjuang, kami siap ke Jakarta,” pungkasnya. [pin/ian]






