Surabaya (beritajatim.com) – Demonstrasi Indonesia Darurat di depan DPRD Jawa Timur (Jatim), Jalan Indrapura, Kota Surabaya berujung ricuh. Demonstran melempari polisi dengan botol air mineral.
Demonstrasi pada Jumat (23/8/2024) itu sempat memanas pukul 13.56 WIB. Bersamaan dengan orator meneriakkan kebobrokan demokrasi yang terjadi di Indonesia.
Pantauan beritajatim.com di lokasi, ketika massa ricuh dengan melempar botol, polisi tampak diam dan menahan botol yang dilempar dengan tameng huru hara.
Kemudian massa sempat merenggang bersamaan dengan ricuhnya aksi. Orator meredam, menerikan “polisi jangan ada yang menyusup ke masa aksi.”
Diketahui, sebelumnya aksi unjuk rasa itu sudah dijadwalkan sejak Kamis (22/8/2024) kemarin. Dengan mengusung 3 tuntutan besar, diantaranya adalah:
1. Mendesak DPR dan pemerintah membatalkan rencana revisi UU Pilkada dan mematuhi putusan MK.
2. KPU membuat PKPU berdasarkan putusan MK.
3. Mendesak DPR dan pemerintah untuk menjaga marwah demokrasi dan konstitusi.
[ram/beq]






