Lumajang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur menargetkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat beroperasi penuh pada akhir tahun 2025.
Hingga kini, total ada 73 titik SPPG yang sudah ditetapkan lokasinya di wilayah Lumajang. Dari jumlah tersebut, satu unit sudah resmi beroperasi di Desa Karang Anom, Kecamatan Pasrujambe sejak Senin (25/8/2025).
Dalam peluncuran perdana, SPPG Pasrujambe telah menyalurkan 2.128 porsi makanan bergizi kepada siswa di 12 lembaga pendidikan. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga kapasitas maksimal 4.000 porsi.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan pembangunan unit SPPG akan terus menyesuaikan perkembangan program MBG di daerah.
“Total ada 91 SPPG yang akan dibangun melihat perkembangan, tapi yang sudah jelas ada 73 titik,” ujar Indah saat peresmian SPPG Karang Anom, Kecamatan Pasrujambe.
Menurut Indah, dari 73 titik tersebut, sebanyak 61 unit kini masih dalam tahap penyelesaian. Beberapa sudah rampung pembangunan gedung namun menunggu kelengkapan alat, sementara lainnya siap operasional setelah penetapan jadwal.
“Ini yang sedang berproses ada 61, sudah ditentukan titiknya, yang ada izinnya sedang menyelesaikan bangunan. Nah yang sudah operasional hari ini baru satu, yang kedua di Ranuyoso, dan akan terus bertambah,” jelasnya.
Indah optimistis seluruh dapur MBG dapat beroperasi sebelum tutup tahun. “Mudah-mudahan tahun ini sudah selesai semua ya, sudah operasional semua,” ungkapnya. (has/ted)






