Turin (beritajatim.com) – Sebenarnya Inter Milan bisa jadi capolista Serie A dengan 57 poin jika mengalahkan Juventus pada giornata ke-25 dini hari tadi.
Sebab, SSC Napoli hanya memiliki 56 poin imbas hasil seri 1-1 dengan SS Lazio kemarin. Tetapi alih-alih menang, Inter malah dikalahkan Juve 0-1.
Francisco Conceicao jadi pahlawan Bianconeri via golnya pada menit ke-74. Dia memanfaatkan assist dari striker anyar Randal Kolo Muani. Itu merupakan kontribusi gol yang kesepuluh bagi Conceicao musim ini.
Kemenangan tersebut membuat Juve kini masuk ke empat besar. Kali terakhir Juve merasakan empat besar musim ini terjadi pada giornata kesembilan pasca menahan Inter Milan 4-4 (28/10/2024).
“Finis empat besar adalah misi utama kami. Sejauh ini, hal itu sudah terpenuhi. Kami hanya perlu konsisten. Gol dan kemenangan ini sangat krusial,” ujar Conceicao dilansir Tuttosport.
Gol Conceicao pada Derby d’Italia ke-267 memang menyebalkan bagi Inter. Sebab, itu memperpanjang peruntungan buruk mereka ketika menghadapi dinasti Conceicao. Dari tiga pertemuan, mereka tidak pernah menang dengan hanya mendapat sekali seri.
Dua pertemuan sebelumnya ketika menghadapi ayah dari Francisco, Sergio, yang menjadi allenatore rival sekota AC Milan. Kekalahan pertama dari dinasti Conceicao musim ini diderita Inter pada final Supercoppa Italiana (7/1). Hasil seri terjadi pada giornata ke-23 (3/2). (dio/ted)






