Surabaya (beritajatim.com) – Demi mendorong minat generasi muda untuk mengembangkan ekonomi syariah, CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sengaja turun gunung ke kampus-kampus melalui program CEO Mengajar.
Hal ini dilakukan untuk menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi perbankan syariah dan pemberdayaan UMKM. Salah satunya dengan mengajar di Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi dan Rektor Universitas Hasanuddin Makassar, Jamaluddin Jompa, serta lebih dari 1.100 mahasiswa yang antusias. BSI juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.
BSI telah mengalokasikan beasiswa pendidikan senilai Rp5,5 Miliar di wilayah tersebut, dengan Rp2,1 Miliar khusus untuk mahasiswa berprestasi di Universitas Hasanuddin.
Program CEO Mengajar merupakan bagian dari strategi BSI untuk menjangkau generasi muda, khususnya mahasiswa, dan membekali mereka dengan pengetahuan dan wawasan tentang perbankan syariah.
Hery Gunardi dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan insight baru bagi mahasiswa tentang potensi besar ekonomi syariah di Indonesia, sekaligus menjadi referensi bagi mereka yang ingin berkarier di industri ini.
“Kami ingin anak muda mengenal dan memahami bank syariah secara baik karena mereka adalah generasi penerus yang akan memimpin bangsa,” ungkap Hery.
Lebih lanjut, Hery meyakini bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membawa kemajuan bagi perbankan syariah. Beliau menekankan bahwa ide-ide kreatif dan inovatif dari para mahasiswa dapat menjadi kunci untuk mengembangkan produk dan layanan syariah yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Tak hanya memberikan edukasi, Hery Gunardi juga membuka peluang bagi para mahasiswa untuk bergabung dengan BSI melalui program Officer Development Program (ODP). Sejak didirikan, BSI telah menerima puluhan ribu pendaftar ODP dan telah membina ratusan talenta terbaik untuk menjadi pemimpin masa depan di industri perbankan syariah.
“Bekerja di BSI bukan hanya tentang mencari nafkah, tapi juga tentang berkontribusi untuk kebaikan dan membantu masyarakat. Kami menawarkan work-life balance yang baik bagi para pegawai, dengan berbagai kegiatan olahraga, kesenian, dan keagamaan,” jelas Hery.
Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyambut baik komitmen BSI dalam mendukung kemajuan ekonomi syariah. Beliau menyatakan bahwa Unhas siap bersinergi dengan BSI dalam berbagai program edukasi dan pengembangan sumber daya manusia di bidang ekonomi syariah.
“Unhas berkomitmen untuk mendukung kemajuan ekonomi syariah di Indonesia. Kami telah membuka program studi ekonomi syariah dan terus mendorong para mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan industri ini,” ujar Jamaluddin Jompa.
Kolaborasi antara BSI dan Universitas Hasanuddin melalui program CEO Mengajar dan pemberian beasiswa merupakan langkah nyata dalam membangun generasi muda yang unggul dan berkarakter. Dengan membekali mereka dengan pengetahuan dan wawasan tentang ekonomi syariah, BSI dan Unhas berharap dapat melahirkan pemimpin masa depan yang mampu membawa Indonesia menuju era ekonomi syariah yang lebih maju dan sejahtera. [rea/suf]






