Blitar (beritajatim.com) – Rustam (98) menjadi calon haji tertua asal Kabupaten Blitar yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Kakek asal Desa Pojok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ini ingin berdoa sederhana di depan Ka’bah.
Rustam hanya ingin memanjatkan doa sapu jagat di depan Ka’bah. Alasannya juga sederhana, menurut Rustam, doa Sapu Jagat itu telah merangkum semua yang diinginkannya.
“Kalau saya sederhana saja, hanya baca robbana atina fid dunya hasanah, dan seterusnya karena kan saya nggak banyak hapal doa,” kata Rustam, Jumat (19/5/2023).
Rustam tergabung dalam kloter 12 dan 13 yang akan berangkat pada 28 Mei 2023 mendatang. Meski kondisi kesehatan sudah tidak seperti dulu, Rustam tetap yakin mampu menunaikan rukun Islam kelima itu.
Bagi Rustam, ibadah haji ini merupakan kado terindah di usianya yang hampir 1 abad. Rustam pun hanya bisa bersyukur, di usianya yang menyentuh 98 masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk memenuhi panggilan-Nya beribadah di Tanah Suci.
“Hanya bisa bersyukur saya, Alhamdulillah masih diberikan kesempatan oleh Allah,” ungkap kebahagiaannya.
Baca Juga:
Kuota Haji Bertambah, Kemenag Kabupaten Blitar Minta Anggaran Naik Rp 450 Juta
Kakek berusia 98 tahun itu mendaftar haji sejak 2015 lalu. Bapak 3 anak itu harus menunggu hingga 8 tahun lamanya agar bisa berangkat ke Tanah Suci.
Rustam termasuk dalam kelompok prioritas lansia sehingga tidak perlu menunggu puluhan tahun agara bisa berangkat haji. Kekek 98 tahun itu diberangkatkan haji oleh kedua putranya yang terlebih dahulu telah menunaikan rukun Islam yang terkahir tersebut.
“Saya ini diberangkatkan haji oleh kedua anak saya yang sudah berangkat terlebih dahulu,” kata Rustam.
Rustam menjadi calon jemaah haji tertua dan akan bergabung dengan 898 CJH lainnya. Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar itu akan berangkat ke Tanah Suci melalui Embarkasi Surabaya.
Kakek 98 tahun itu berharap ia masih diberikan kesehatan dan kelancaran oleh Allah agar dirinya bisa menunaikan ibadah haji sebelum ajal menjemputnya.
Baca Juga:
Belum Lunas, 139 CJH Blitar Terancam Gagal Berangkat
Sementara itu, menurut Kementerian Agama Kabupaten Blitar dari 898 calon jemaah haji tersebut, CJH yang telah melunasi biaya keberangkatan adalah sejumlah 766 orang. Sedangkan sisanya belum melakukan pelunasan biaya keberangkatan haji.
“Kuota resmi kami adalah 898 calon jemaah haji itu naik dari tahun lalu yang hanya 347,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Blitar, Hamim Tohari.
Selain jumlah tersebut, terdapat pula jemaah cadangan calon haji. Total sudah ada 112 jemaah calon haji cadangan yang telah melakukan pelunasan biaya keberangkatan.
Jemaah calon haji cadangan ini akan menggantikan posisi jemaah calon haji utama yang belum melunasi biaya keberangkatan. Proses penataan komposisi calon jemaah haji ini pun akan dilakukan oleh petugas Embarkasi Surabaya.
“Jemaah cadangan yang sudah melunasi ada 112 orang yang itu nanti penataan akan menunggu lebih lanjut,” kata Hamim. [owi/beq]






