Trenggalek (beritajatim.com) – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meraih gelar Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Universitas Airlangga Surabaya.
Bupati Trenggalek sengaja mengambil jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia karena ia menganggap jurusan ini sangatlah penting dan sejalan dengan arah kebijakan yang dilakoni.
Bagi Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama bagi Pemerintahan Kabupaten Trenggalek.
“Saya meyakini kalau perempuan itu berdaya pasti dapat mengangkat perekonomian keluarga,” ungkap Mas Ipin melalui rilis kepada beritajatim.com, pada Sabtu (12/8/2023).
Keberhasilan Bupati Trenggalek dalam studi lanjutan ini sejalan dengan cita-cita pemerintahan Presiden Joko Widodo yang ingin menekan angka kemiskinan ekstrem serta mengatasi masalah stunting di tanah air.

Mendapatkan gelar ini, suami Novita Hardini berharap bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat, khususnya warga Trenggalek.
Diungkapkan olehnya, salah satu indikator kinerja utama Pemerintah Kabupaten Trenggalek adalah membangun ekonomi inklusif pada indeks pembangunan ekonomi inklusif yang di dalamnya.
Baca Juga : Bupati Trenggalek Dorong ASN Beli Beras Petani Lokal, Sampai Keluarkan SE
Ada proporsi pendapatan perempuan, maka dari itu Bupati Trenggalek menganggap sangat penting jurusan pasca sarjana yang diambilnya.
Kemudian dalam jurusan ini Mas Ipin mengangkat banyak sudut pandang Bung Karno dalam buku ‘Sarinah’ dan pengarustamaan gender di daerahnya.
Dari pemikiran pemikiran itu dapat di ambil kesimpulan bawasannya cukup penting mendorong perempuan dan kelompok rentan berdaya bila pemerintah ingin mengentaskan kemiskinan ekstrem dan juga stunting. Pasalnya 40 persen angka kemiskinan ekstrem di Trenggalek menyasar perempuan dan kelompok rentan.
Wisuda untuk Bupati Trenggalek sendiri dilakukan di hari Sabtu (12/8/2023) di Unair Kampus C Surabaya. Bupati diwisuda bersama dengan 865 mahasiswa Unair lainnya.
Dalam wisuda angkatan 233 itu ada sebanyak seribu delapan ratusan wisudawan. dan wisudawan ini terbagi menjadi 2 sesi, hari Sabtu dan Minggu 12-13 Agustus 2023. [nm/ted]






