Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang, H. Warsubi, mengambil langkah besar dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan penuh ketulusan, pia yang akrab disapa Abah Bupati ini memutuskan untuk menyumbangkan seluruh gajinya sebagai Bupati Jombang kepada masyarakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat.
Keputusan ini bukan sekadar simbolis, tetapi cerminan nyata dari komitmennya dalam memperjuangkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Langkah dermawan ini diumumkan setelah pertemuan silaturahmi antara Baznas Jombang dengan Bupati Warsubi pada 11 Maret 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Baznas Jombang, Ahmad Zainuri, menyampaikan target penghimpunan zakat sebesar Rp7 miliar untuk tahun 2025 serta meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang, terutama dalam optimalisasi penghimpunan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menanggapi hal tersebut, Bupati Warsubi langsung merespons dengan langkah nyata. Ia tidak hanya menyatakan dukungan, tetapi juga memberikan teladan dengan menyerahkan gaji bulanannya kepada Baznas.
“Kami menyadari bahwa Baznas memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami ingin berkontribusi secara langsung dengan menyalurkan gaji kami melalui Baznas,” ujar Abah Bupati Warsubi, Sabtu (29/3/2025).
Dalam wawancara terpisah, Warsubi dengan rendah hati menambahkan bahwa keputusannya ini muncul secara spontan setelah mendengar kondisi penghimpunan dana Baznas yang masih perlu diperkuat. “Baznas datang ke kami karena pendapatan mereka masih kurang. Yang kami tahu ya gaji kami, maka kami berikan semuanya,” ungkap mantan Kepala Desa Mojokrapak ini.
Diketahui dari Kepala BPKAD Jombang, M. Nashrulloh, gaji yang diterima oleh Bupati Jombang setiap bulan adalah sebesar Rp 6.210.500. Seluruh jumlah ini akan disalurkan secara rutin ke Baznas sebagai bentuk kontribusi langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Namun, kepedulian Bupati Warsubi tidak berhenti di situ. Selain menyumbangkan gajinya, Warsubi juga berencana mendorong optimalisasi penghimpunan zakat di kalangan ASN. “Penghimpunan zakat dari ASN harus terus meningkat setiap tahunnya. Ini tentu memerlukan pembahasan lebih lanjut di internal Pemkab, tetapi saya berkomitmen untuk mendukung upaya ini,” tegasnya.
Langkah ini disambut dengan penuh apresiasi oleh Baznas Kabupaten Jombang. Ketua Baznas Jombang, Ahmad Zainuri, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Bupati Warsubi.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Abah Bupati. Sumbangan ini akan kami salurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan melalui berbagai program yang telah kami rancang,” ujarnya.
Dukungan Pemkab Jombang terhadap Baznas selama ini tidak hanya dalam bentuk sumbangan pribadi Bupati, tetapi juga melalui berbagai program strategis. Kontribusi Pemkab mencakup dana hibah tahunan serta penghimpunan zakat dan infak dari ASN.
Baznas Jombang sendiri telah aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan dalam program bantuan gizi untuk balita dan anak-anak kurang gizi, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam pemberian beasiswa S1 dan sarana pembelajaran.
Di sektor ekonomi, Baznas turut memberikan bantuan modal serta pendampingan bagi UMKM, sementara di bidang kemanusiaan, mereka memberikan bantuan bagi korban KDRT, bencana alam, serta lansia yang membutuhkan biaya hidup.
Komitmen Bupati Warsubi dalam menyumbangkan gajinya untuk masyarakat bukan sekadar aksi filantropi, tetapi sebuah langkah nyata yang mencerminkan kepemimpinan berbasis kepedulian dan keberpihakan kepada rakyat. [suf]






