Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto bertemu dengan Hanafi, warga Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, yang sehari-hari harus berjalan ngesot (berjalan sambil terduduk) untuk menuju ke sungai.
Hendy mendatangi rumah Hanafi sebagai bagian dari program J- Bershodaqoh (Jember Bershodaqoh), Selasa (19/3/2024) kemarin. Hanafi harus ngesot ke sungai yang berjarak seratus meter dari rumahnya untuk mandi dan keperluan lainnya.
Hendy sempat berdialog dengan Hanafi sebelum menyerahkan bantuan berupa kursi roda, sembako, dan barang sandang lainnya. Bahkan ia sempat mencoba mendorong Hanafi yang berada di atas kursi roda.
Hendy meminta kepada warga Jember untuk bergabung bersama untuk melaksanakan program J-Bershodaqoh. “Kita berkeliling bareng. Kalau tidak ada kendaraan, bisa bergabung dengan kendaraan kami. Kalau ingin mencari sasaran sedekah, kami punya warga yang punya hak untuk mendapat bantuan. Kami fasilitasi,” katanya.
Hendy membuka pintu kepada siapapun yang ingin bersedekah. “Kalau teman-teman kesulitan memberikan langsung, lewatkan kami bisa. Nanti kami akan sebarkan dan laporkan kepada teman-teman yang bersedekah. Atau lewat Dinas Sosial, kita bisa menyalurkan bantuan Anda semua,” katanya.
Warga juga bisa bersedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). “Monggo, nanti akan dilaporkan siapa penerimanya,” kata Hendy. [wir]






