Surabaya (beritajatim.com) – Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru (PMB) Program Reguler Tahun Akademik 2026/2027 untuk mencetak talenta digital unggul. Kampus berbasis teknologi ini menawarkan tiga bidang studi utama dengan kurikulum yang sangat relevan terhadap kebutuhan industri masa kini.
Fokus pendidikan di institusi ini mencakup bidang teknologi, desain, dan bisnis yang telah terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI). ISTTS kini mengusung konsep AI Campus sebagai respons nyata terhadap pergeseran tuntutan kompetensi kerja di pasar global.
Calon mahasiswa yang mendaftar pada gelombang awal berhak mendapatkan potongan beasiswa sebesar 30 persen untuk Uang Sumbangan Pembangunan (USP). Kebijakan strategis ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi muda di Jawa Timur dan nasional.
Humas ISTTS, Mas Rara Dwi Yanti, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar lulusan memiliki daya saing yang kuat sejak dini. “Kami ingin memberikan akses pendidikan berkualitas dengan biaya lebih terjangkau, sekaligus menyiapkan lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri digital,” tegasnya pada Sabtu (31/1/2026).
Bidang pertama yang memiliki prospek cerah adalah teknologi dan kecerdasan buatan yang menjadi tulang punggung revolusi industri modern. Lulusan diproyeksikan mengisi posisi krusial seperti AI Engineer, Data Scientist, Software Developer, hingga spesialis keamanan siber.
Sektor ini juga mencakup pengembangan Game Developer serta Industrial IoT Engineer yang kini banyak dicari oleh perusahaan rintisan global. Kurikulum berbasis praktik memastikan mahasiswa mampu menguasai ekosistem teknologi cerdas secara mendalam dan aplikatif.
Bidang kedua yang sangat diminati adalah desain kreatif yang kini bertransformasi mengikuti tren digitalisasi media massa. Mahasiswa dipersiapkan menjadi tenaga ahli UI/UX Designer, Animator, serta Content Creator yang handal di industri kreatif nasional.
Selain itu, peluang karir sebagai Product Designer dan spesialis riset pengembangan produk (R&D) juga terbuka lebar di berbagai manufaktur besar. Fokus pada estetika dan fungsionalitas digital menjadi nilai tambah utama bagi para lulusan desain di ISTTS.
Bidang ketiga yang menawarkan masa depan menjanjikan adalah bisnis digital bagi calon pengusaha muda di era internet. Lulusan dapat berkarier profesional sebagai Digital Marketing Specialist, Business Analyst, hingga manajer produk di perusahaan e-commerce ternama.
Program ini juga mendorong lahirnya technopreneur atau pendiri startup yang mampu menciptakan lapangan kerja baru secara mandiri. ISTTS membekali mahasiswa dengan kemampuan manajemen strategis yang dipadukan dengan pemahaman teknologi terkini secara komprehensif.
Data tracer studi terbaru menunjukkan bahwa lulusan kampus ini telah terserap luas di berbagai perusahaan nasional maupun internasional. Kerjasama dengan berbagai mitra industri memastikan adanya jembatan langsung bagi mahasiswa menuju dunia kerja profesional yang
mapan.
Mahasiswa ISTTS diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja pasif setelah menyelesaikan masa studi mereka di kampus. Melalui skema AI Campus, para lulusan didorong untuk aktif berinovasi dan menghadirkan solusi teknologi cerdas bagi masyarakat luas. [ipl/beq]






