Surabaya (beritajatim.com) – Terinspirasi dengan melihat senja di tepian jembatan Brooklyn di Amerika Serikat, Ayu Trisna pengusaha kuliner asal Surabaya ini memulai kreasi barunya dengan menu Brooklyn Blackout bubble wafle di gerai Puff Meister di Plaza Tunjungan Surabaya.
Yang menarik di menu bubble waffle cokelat miliknya ini ditaburi edible gold atau lembaran emas yang bisa di makan.
Lebih dari 12 menu dessert bubble waffle ini ditawarkan kepada konsumen, mulai dari egg salad, tuna salad, lotus bomb, berry kiss, black and white hingga Brooklyn Blackout.
Menu bubble waffle dengan rasa cokelat dan perpaduan es krim cokelat diatasnya menambah sensasi bagi penggemar dissert cokelat yang menarik bukan hanya itu tambahan topping wafer dan edible gold membuat makanan manis ini makin menarik perhatian para Konsumennya.
Tak jarang para konsumen di buat penasaran dengan menu baru ini khususnya dengan lapisan emas yang bisa dikonsumsi.
“Karena seringnya ke Amerika, nah sewaktu kita sudah ada gerai ini kita jalan-jalan di area jembatan Brooklyn ya pas senja muncullah ide untuk kreasi bubble waffle ini dimana transisi dari sore menuju ke malam ini lalu terbesitlah kita membuat menu ini sinarnya itu kita pakai edible gold. Dan kenapa harus cokelat karena supaya warna dari edible goldnya keluar dan mencolok,” ungkap Ayu Trisna.
Bahkan Ayu Trisna, pemilik gerai menu dissert ini mengatakan jika awalnya hanya sekedar hobby membuat kue dan tidak berinisiatif untuk mengembangkan bisnis dissert namun banyaknya rekan bisnisnya yang mengatakan jika waffle bubble yang dibikinnya lezat membuat ia membuat kreasi adonan untuk dessert dengan rasa asin, gurih dan manis ini.
Yang menarik tak tanggung-tanggung seringnya perjalanan bisnis di Amerika membuatnya ia hunting makanan ringan ini yang sangat terkenal di negara New York ini, beberapa kali mencoba menu ini meski terbilang tak suka jajan atau ngemil ia pun penasaran membuat adonannya.
Bahkan pertama kali ia membuat cake berbentuk bulat ini ke sekolah sang anak, beruntung rasa dari cake ini banyak digemari barulah ia mulai membuka usaha ini dengan inovasi bubble wafle dengan beragam rasa manis atau asin.
“Awalnya bikin biasa terus di cicipi ke anak-anak sampai mereka bilang enak dan bosen, lalu kita jual ke sekolah anak dan ke temen bisnis dan mereka mengakui enak dan sama seperti yang diluar rasanya, karena menurut orang-orang yang mencicipi kue yang dibuatnya rasanya beda kenyalnya masih terasa,” ceritanya.
Soal harga sesuai dengan kualitas rasa dan topping yang dipilih oleh konsumen, mulai dari Rp25 ribuan hingga Rp50 ribuan para pecinta kuliner ini bisa memilih bubble wafle sesuai selera baik sweet maupun savory. Apalagi jika dipadu dengan menu minuman racikan yang lain daripada yang lain seeperti Vietnamese coffe, the butterflyeffect, hingga stroberry tornado dengan harga 38 ribuan hingga 50 ribuan. [way/beq]







