Surabaya (beritajatim.com) – Pemilihan Ketua Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Jawa Timur periode 2024-2027 tampaknya akan berjalan mulus. Hingga batas waktu pendaftaran ditutup, hanya satu nama yang muncul sebagai calon, yakni bos Chalidana Grup, H. Mochamad Ilyas.
Ilyas, yang juga merupakan mantan bendahara REI Jatim, menyatakan kesiapannya untuk memimpin organisasi ini. Jika terpilih, ia berencana melakukan restrukturisasi besar-besaran di tubuh REI Jatim. Fokus utama Ilyas adalah melibatkan lebih banyak pengembang dalam kepengurusan dan memberikan ruang bagi mereka untuk aktif berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.
“Saya ingin REI ini kembali menjadi rumah bagi pengembang. Kembali ke suasana kekeluargaan,” ujar Ilyas.
Bos Chalidana Group itu juga menyoroti kurangnya keterwakilan pengembang dalam kepengurusan REI Jatim pada periode sebelumnya. Hal ini, menurutnya, membuat banyak anggota merasa kurang nyaman dan enggan berpartisipasi aktif.
“Ada keengganan dari teman-teman pengembang untuk hadir di rumah sendiri. Saya ingin mengubah situasi ini,” tegasnya.
Ilyas juga berjanji jika menjadi Ketua DPD REI Jatim, maka organisasi akan memasuki babak baru. Dengan fokus pada restrukturisasi dan melibatkan lebih banyak pengembang, diharapkan REI Jatim dapat menjadi wadah yang lebih representatif bagi para pelaku usaha properti di Jawa Timur.
Sekretaris Eksekutif DPD REI Jatim, Doan Risa, membenarkan bahwa hingga batas waktu yang ditentukan, hanya Ilyas yang mengembalikan formulir pendaftaran. Tim penjaringan kini akan melakukan evaluasi terhadap kelengkapan berkas pendaftaran.
Mengenai mekanisme pemilihan, Doan menjelaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan tim penjaringan. Ada kemungkinan pemilihan akan dilakukan secara aklamasi mengingat hanya ada satu calon yang memenuhi syarat.
“Kami akan melihat hasil evaluasi dari tim penjaringan terlebih dahulu. Apakah akan dilakukan pemilihan secara aklamasi atau ada mekanisme lain,” tandasnya Doan. [rea/beq]






