Gresik (beritajatim.com) – Kabupaten Gresik memiliki ikon wisata baru, Bandar Grisse namanya. Nama itu diambil karena Gresik masih kental akan budaya peninggalan masa lalu. Sebagai wilayah yang dijuluki Kota Bandar pada masanya, tata kota, sejarah, hingga budaya Gresik masih kental hingga saat ini. Kini, kawasan yang sudah selesai dibangun itu diresmikan besok.
Bandar Grisse menempati lahan 60 hektar yang berada di tujuh ruas jalan kota. Ikon baru tersebut menelan anggaran Rp 47 miliar yang diambil dari APBD. Nantinya, kawasan itu dimanfaatkan sebagai tempat wisata dan kegiatan di Gresik.
Kawasan heritage Bandar Grissee tergolong luas. Ada tujuh ruas jalan yakni, Jalan Kramatlangon, Malik Ibrahim, Agus Salim, KH Zubair, Basuki Rahmat, AKS Tubun, dan Setia Budi. Juga terdapat 4 kampung yang di revitalisasi secara tematik. Yakni Kampung Pecinan, Kampung Kolonial Kelurahan Bedilan, dan Kampung Pribumi atau Peranakan Kelurahan Pekelingan. Ketiga pembangunan kawasan ini disesuaikan dengan ciri khasnya masing-masing.
“Gresik adalah etalase toleransi multi etnis, multi ras dan multi agama yang tidak dimiliki daerah lain. Sebab, sjarah tidak bisa diputar lagi, tetapi bisa jadi pelajaran berharga dengan membangun kembali. Dalam prosesnya, sekaligus kita bisa menghidupkan ekonomi kreatif,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani, Kamis (15/12/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”wisata”]
Ia menambahkan, rencananya kawasan Bandar Grisse diresmikan dengan beragam kegiatan. Mulai dari pameran, pentas seni, pengenalan buku bandar grissee, hingga sholawatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menuturkan,
kawasan Bandar Grissee itu menjadi pusat kreasi milenial. Bahkan, tempat tersebut akan menjadi wisata baru yang dimiliki Gresik.
Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga hadir setelah kawasan ini dioperasikan. Kedua pejabat negara itu, rencananya nanti fun bike bersama. “Selain meresmikan Bandar Grisse juga akan
di-launching tenun Gresik,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Pemuda dan Olahraga (Disparkerafbudpora) drg Syaifuddin Ghozali, Kamis (15/12/2022).
Mantan Kadinkes Gresik itu menyatakan banyak acara kreatif yang akan tampil selama tiga hari ke depan. Ini karena tempatnya bagus agar masyarakat juga menikmati. [dny/suf]






