Surabaya (beritajatim.com) – Suasana bentrok di pusat Kota Surabaya semakin memanas. Meski aparat gabungan berhasil memukul mundur massa aksi hingga ke simpang empat Balai Pemuda, perlawanan tak kunjung surut. Ledakan petasan dan tembakan gas air mata terus saling bersahutan di lokasi kejadian.
Berdasarkan data yang dihimpun beritajatim.com, massa aksi membakar sedikitnya 23 sepeda motor yang merupakan milik petugas dan karyawan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Namun, bukan hanya itu, kendaraan milik pedagang kecil juga ikut menjadi korban amukan massa.
“Sepeda motorku dibakar mas sama massa,” ungkap Supri, salah satu pedagang minuman asongan yang berjualan di sekitar lokasi.
Situasi kian tegang ketika pantauan pada pukul 17.40 WIB menunjukkan massa mulai berhamburan di simpang empat Balai Pemuda. Meski demikian, aksi perlawanan tetap berlanjut. Bentrokan pun pecah di dua titik berbeda, yakni di Jalan Pemuda dan di depan Gedung DPRD Kota Surabaya.
Hingga kini, kondisi masih belum sepenuhnya terkendali, dengan massa yang terus memberikan perlawanan terhadap aparat. (ang/ted)






