Bentrok antara peserta demo #IndonesiaSekarat dan aparat penegak hukum di Grahadi, Jumat (26/6/2026), Polrestabes Surabaya menahan 10 tersangka.
KUMPULAN BERITA demo grahadi
Polrestabes Surabaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya
Belasan massa aksi yang ditangkap aparat kepolisian saat demo di depan Gedung Negara Grahadi, pada Jumat malam (26/6/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mendatangi Gedung Negara Grahadi untuk memantau langsung kondisi bangunan setelah terjadi kerusakan
Ratusan massa aksi dari Front Anti Kapitalisme mulai anarkis. Tepat pukul 18.30 malam ini, mereka mulai memancing kemarahan aparat kepolisian dengan melempari batu, kaca, petasan dan besi.
Elemen masyarakat sipil, mahasiswa, buruh, hingga pengangguran tunakarya yang tergabung dalam kelompok Front Anti Kapitalisme menggelar aksi demonstrasi di depan
Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen mulai mengepung Gedung Negara Grahadi Surabaya. Gelombang massa ini datang untuk memprotes sejumlah aturan pemerintah.
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (BEM Unesa) memastikan turun jalan hari ini. Mereka menerjunkan 150 orang untuk bergabung dengan aliansi di Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026).
Ratusan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) bersiap menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Rabu (17/6/2026) siang.
Sekitar 50 orang mengatasnamakan Rakyat Jatim Menggugat melakukan aksi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, namun buyar akibat hujan deras.








