Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang laga kandang melawan Persiba Balikpapan, Jumat (7/11/2025) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, menegaskan kepada anak asuhnya untuk lebih waspada dan siap mengantisipasi setiap serangan lawan.
Menurut Widodo, Persiba dikenal memiliki lini depan yang tajam. Ia menyoroti pergerakan Takumu Nisihara, motor serangan tim lawan yang dinilai berbahaya jika dibiarkan leluasa.
“Semua pemain Persiba perlu diwaspadai, meskipun bagaimana aliran bola dari Taku itu yang harus diputus. Bukan hanya satu pemain, tapi siapapun pemain Persiba yang masuk di sepertiga pertahanan tidak terkecuali harus dijaga dari transisi dan dari defense to attack-nya,” ungkap Widodo, Kamis (6/11/2025).
Pelatih yang pernah menukangi Persijab Jepara itu menambahkan, seluruh pemain Deltras saat ini dalam kondisi baik. Ia berharap timnya mampu menampilkan permainan terbaik dan membawa pulang poin penuh.
“Kami sudah mempersiapkan tim ini dengan baik dan tentunya besok kita bertanding dengan Persiba. Kami juga respect dengan Persiba karena selama ini mereka menampilkan permainan yang bagus. Jadi saya berharap para pemain bisa meredam serangan mereka dan kita bisa memenangkan pertandingan,” imbuhnya.
Sementara itu, pemain asal Jombang, Bima Ragil, menegaskan bahwa seluruh pemain Persiba harus diantisipasi, terutama ketika mereka mulai menekan pertahanan Deltras.
“Semua harus diantisipasi, siapapun itu yang masuk dalam pertahanan kita. Yang terpenting tetap termotivasi, jangan mau kalah dengan mereka. Organisasi permainan mereka bagus, tapi ini kandang kita. Tidak ada kata lain buat seri atau kalah, harus 3 poin,” ungkapnya penuh semangat.
Sebagai catatan, Deltras FC saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara Pegadaian Championship dengan 16 poin, sementara Persiba Balikpapan berada di posisi ketujuh dengan 9 poin. [kun]






