Gresik (beritajatim.com)- Perusahaan BUMN di sektor jasa keuangan, PT Pegadaian punya cara tersendiri mengangkat pelaku UMKM di Kabupaten Gresik naik kelas. Melalui pameran produk baik itu makanan, minuman, fashion maupun kerajinan.
Anak usaha holding group BRI tersebut, memfasilitasi pameran UMKM bertema Ramadan selama dua pekan di Masjid Agung Gresik. Ada 35 pelaku UMKM yang turut serta dalam kegiatan itu.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Surabaya 1 Dul Trisno mengatakan, dalam event ini pihaknya tidak menargetkan transaksi. Tapi lebih menitiberatkan kedatangan pengunjung.
“Kami menargetkan 300 pengunjung selama dua pekan diajang ini supaya masyarakat lebih mengenal produk UMKM,” katanya, Minggu (2/3/2025).
Selain memfasilitasi pelaku UMKM lanjut dia, Pegadaian juga melakukan edukasi soal modal usaha. Baik itu keuangan syariah serta tabungan emas bagi yang ingin mendapatkan porsi kuota haji.
“Di area kami Surabaya 1, kami telah menyiapkan dana Rp 20 hingga 20 miliar selama Bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini omset Pegadaian Area Surabaya 1 setiap harinya mencapai Rp 12 miliar. Angka itu, diperkirakan akan naik lagi mengingat banyak masyarakat di Bulan Ramadan hingga lebaran memanfaatkan jasa keuangan di pegadaian.
Sementara itu, Faridah (44) salah satu pelaku UMKM yang menjualan makanan gorengan mengaku terbantu adanya event Bulan Ramadan yang diinisiasi oleh pegadaian.
“Alhamdulillah di minggu pertama Bulan Ramadan kami difasilitasi menjajakan usaha kami. Setiap hari dagangan kami laku 10 box plastik dijual dengan harga Rp 10 ribu isi 4 buah,” pungkasnya. [dny/aje]






