Malang (beritajatim.com) – Di tengah ketatnya persaingan kerja yang kerap membuat lulusan baru cemas, Career Development Center (CDC) STIE Malangkuçeçwara (ABM) mengubah paradigma pusat karir dari sekadar penyedia informasi menjadi jembatan karir yang proaktif. Mereka tidak menunggu bola, melainkan aktif menjemput peluang bagi para mahasiswanya.
Dalam sebuah wawancara eksklusif, Jumat (29/8/2025), Ketua CDC STIE Malangkuçeçwara, Rina Irawati, SE., MM, memaparkan strategi jitu yang menjadi andalan institusinya dalam memastikan para lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga cepat terserap oleh industri.
Menurut Rina Irawati, kunci utama keberhasilan CDC adalah kecepatan dan relevansi informasi. Pihaknya telah meninggalkan metode konvensional dan beralih ke platform digital yang mudah diakses oleh para alumni dan mahasiswa tingkat akhir.
“Kami memiliki jadwal rutin untuk selalu mengupdate informasi lowongan pekerjaan, yaitu tiga kali dalam seminggu,” jelas Rina. “Informasi tersebut kami disebarluaskan melalui beberapa kanal utama: grup WhatsApp alumni, akun Instagram resmi pusat karir, dan website kami.”
Langkah ini memastikan tidak ada alumni yang ketinggalan informasi penting dan dapat segera mempersiapkan diri untuk setiap peluang yang muncul.
Selain menyebarkan informasi, strategi paling efektif yang dijalankan CDC adalah program Campus Hiring. CDC secara aktif membangun dan menjaga kemitraan dengan dunia industri, membawa para perekrut untuk bertemu langsung dengan talenta-talenta terbaik kampus.
“Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 20 perusahaan yang secara rutin dan aktif melakukan rekrutmen langsung di kampus kami. Ini sangat membantu alumni yang mungkin baru lulus atau sedang mencari kerja, karena prosesnya menjadi lebih efisien dan terarah,” ungkap Rina.
Efektivitas strategi CDC ini bukanlah isapan jempol. Jaddid Hayataka Nawa, alumni 2018 yang sukses menembus BUMN, mengakui peran vital CDC di awal perjalanan karirnya. Jauh sebelum diterima di PT Pelni, Jaddid mendapatkan dua pekerjaan pertamanya berkat informasi dari CDC.
“Peran CDC dalam karir saya sangat besar. Dua tempat kerja pertama saya, di Sisa Pos Cafe dan Sentra Gelato, informasinya saya dapatkan dari CDC,” kata Jaddid.
Kisah Jaddid menjadi bukti bahwa CDC STIE ABM telah bertransformasi menjadi unit strategis yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menjadi fondasi awal bagi kesuksesan karir para alumninya.
“Informasi dari mereka sangat akurat dan ter-update, ini adalah bantuan yang sangat nyata bagi kami para lulusan baru,” kata Jadid, menutup. (dan/but)






