Kediri (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan sosialisasi aplikasi SATUSEHAT di Bandara Internasional Dhoho Kediri, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini juga menjadi momentum dimulainya kembali operasional Bandara Dhoho setelah sempat berhenti sejak Juni lalu.
Sebagai salah satu unit kerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, BBKK Surabaya berperan memastikan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit di pintu masuk negara, termasuk di bandara internasional. Melalui kegiatan ini, BBKK Surabaya ingin menunjukkan bahwa kehadiran Kemenkes tidak hanya terbatas di fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir langsung di ruang publik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan CKG ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran status gizi, tekanan darah, saturasi oksigen, kolesterol, asam urat, gula darah, serta faktor risiko penyakit tidak menular lainnya seperti kebiasaan merokok. Peserta juga mendapatkan konsultasi langsung dengan dokter terkait hasil pemeriksaannya.
Seluruh hasil pemeriksaan akan terekam dan dapat diakses melalui aplikasi SATUSEHAT, platform resmi Kemenkes RI yang mengintegrasikan data kesehatan masyarakat Indonesia. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk menyimpan dan memantau catatan kesehatannya, mulai dari resume medis, catatan vaksinasi, hingga riwayat pemeriksaan kesehatan, secara digital dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menyasar sekitar 200 peserta, mencakup penumpang, pengunjung, serta pegawai dan petugas bandara. Dengan demikian, seluruh komunitas Bandara Dhoho diharapkan memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan demi pelayanan optimal bagi pengguna jasa penerbangan.
Kepala BBKK Surabaya, Dr. Rosidi Roslan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi BBKK Surabaya dalam mendukung visi “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”
“Melalui kegiatan cek kesehatan dan sosialisasi SATUSEHAT ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya. Kesehatan adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045, dan upaya deteksi dini menjadi langkah awal yang penting,” ujarnya.
BBKK Surabaya berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, memanfaatkan teknologi kesehatan digital, dan aktif berperan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan tangguh di masa depan.[rea]






