Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 75 siswa yang terpilih dalam program Sekolah Rakyat Gresik akan segera menerima bantuan berupa tujuh jenis pakaian lengkap, termasuk perlengkapan ibadah. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan diberikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang telah melewati proses verifikasi ketat.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik, dr. Ummi Khoiroh menjelaskan bahwa para siswa yang terpilih berasal dari data yang dihimpun oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
“Ada 75 siswa akan mendapatkan 7 jenis pakaian. Mulai seragam sekolah, baju olahraga, pakaian untuk kegiatan ekstrakurikuler, dan lainnya. Tidak hanya itu saja, mereka juga akan mendapatkan perlengkapan ibadah seperti sajadah, mukena, sarung, peci atau kopiah yang semuanya berasal dari bantuan Kemensos,” katanya, Minggu (22/6/2025).
Menurut Ummi, seluruh seragam saat ini masih dalam proses pengiriman dan diperkirakan akan tiba dalam waktu dekat. “Nanti kalau sudah datang di Dinsos Gresik, para calon siswa sekolah rakyat akan dipanggil untuk menerima seragam tersebut,” imbuhnya.
Para siswa saat ini telah melalui proses trofiling atau pendataan secara menyeluruh, mencakup usia, alamat tempat tinggal, hingga status kepemilikan rumah. Program ini dirancang untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menyentuh anak-anak dari keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan belajar untuk Sekolah Rakyat akan dimulai di SMPN 30 Gresik sebagai lokasi sementara. Nantinya, seluruh siswa akan dipindahkan ke gedung baru yang tengah dibangun di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu. Selain fasilitas sekolah, para siswa juga akan tinggal di asrama yang telah disiapkan secara terpisah antara siswa putra dan putri.
Program Sekolah Rakyat menjadi wujud nyata perhatian pemerintah pusat dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Upaya ini tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga membekali siswa dengan kebutuhan dasar dan spiritual dalam satu kesatuan program pembinaan yang menyeluruh. [dny/ian]






