Surabaya (beritajatim.com) – Sebagai bentuk apresiasi kepada para nasabah setia, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menggelar Pengundian Kredit Multiguna Berhadiah Umroh Tahun 2025 Tahap II pada Selasa (6/5/2025). Acara berlangsung di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta para saksi undian.
Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, menyatakan bahwa program undian ini merupakan bentuk penghargaan kepada nasabah yang telah mempercayakan pembiayaan kebutuhan mereka melalui produk Kredit Multiguna (KMG).
“Kepercayaan nasabah adalah fondasi utama kami. Program ini bukan hanya seremonial, tetapi momen mempererat hubungan kami dengan nasabah,” ujarnya.
Kredit Multiguna merupakan produk unggulan Bank Jatim yang telah membantu banyak masyarakat memenuhi kebutuhan produktif maupun konsumtif. Program undian umroh ini menjadi salah satu daya tarik tambahan yang dihadirkan Bank Jatim guna meningkatkan loyalitas nasabah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Dengan program ini, kami ingin memberi nilai lebih kepada nasabah. Undian umroh ini bukan hanya hadiah, tetapi simbol penghargaan kami atas kepercayaan mereka,” tambahnya.
Pada tahap kedua ini, sebanyak 76 pemenang dari berbagai kantor cabang Bank Jatim berhasil terpilih dan dijadwalkan berangkat pada semester kedua tahun 2025. Sebelumnya, pengundian tahap pertama telah dilaksanakan pada 18 Desember 2024. Total hadiah program ini mencakup kuota umroh bagi 100 nasabah.
Dari sisi kinerja, Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan positif dengan laba bersih mencapai Rp1,281 triliun per Desember 2024—tertinggi di antara Bank Pembangunan Daerah lainnya. Lonjakan penyaluran kredit juga turut mendorong pencapaian tersebut, dengan total kredit sebesar Rp64,057 triliun atau tumbuh 16,98 persen secara tahunan (YoY). Kredit konsumer menyumbang Rp34,407 triliun, sementara kredit produktif naik 25,88 persen menjadi Rp29,649 triliun.
“Ini bukti bahwa Bank Jatim tetap stabil dan mampu tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Ke depan, kami optimis akan terus memperkuat transformasi digital dan efisiensi operasional,” tutup Busrul. [rea/beq]






