Banyuwangi (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui komunitas Bank Jatim Runner kembali menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan kemanusiaan. Melalui kegiatan “Jatimers Run To Care” yang digelar di Banyuwangi, Minggu (14/12/2025), bank milik daerah ini mengintegrasikan olahraga lari dengan aksi penggalangan donasi.
Kegiatan rutin tahunan yang kini memasuki tahun ketiga tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono. Tahun ini, hasil donasi difokuskan pada dua aspek utama: pelestarian ekosistem pesisir dan bantuan bagi penyintas bencana alam.
“Dana yang dihasilkan dari donasi ini kami gunakan untuk berbagai macam kegiatan sosial. Mulai dari penanaman bibit mangrove, penanaman bibit pohon cemara, kegiatan pelepasan tukik, penyediaan fasilitas tempat sampah di Pantai Cemara, Banyuwangi, serta penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban erupsi Gunung Semeru,” papar Arief.
Menurut Arief, Jatimers Run To Care bukan sekadar ajang olahraga bagi internal pegawai (Jatimers), melainkan sebuah platform untuk menumbuhkan empati dan kontribusi nyata terhadap isu lingkungan serta sosial. Program ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kami ingin mengajak para peserta untuk melihat bahwa pelestarian lingkungan dan edukasi masyarakat merupakan hal penting yang harus diperjuangkan bersama. Ini merupakan sarana kampanye positif yang dapat memperkuat citra komitmen Bank Jatim,” jelasnya.
Arief menambahkan bahwa konsep “lari sambil berdonasi” ini mendapat sambutan hangat dari para karyawan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kesadaran sosial telah menjadi bagian dari budaya kerja di Bank Jatim.
“Kalau lari saja mungkin sudah biasa, alangkah positifnya kalau sambil berlari kita juga bisa berdonasi. Dan alhamdulillah, luar biasa antusias para Jatimers hari ini untuk berolahraga lari sambil berdonasi kepada yang membutuhkan,” ungkap Arief.
Pihak manajemen berharap semangat ini memberikan dampak ganda: meningkatkan kesehatan fisik pegawai (kesejahteraan internal) sekaligus menciptakan dampak positif bagi kinerja perusahaan melalui jiwa yang kuat.
“Seluruh peserta diharapkan tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga berkontribusi untuk mendukung kampanye sosial. Jatimers Run To Care ini menjadi bukti bahwa partisipasi individu mampu menciptakan perubahan yang berarti bagi komunitas,” tutupnya. [rea/beq]






