Surabaya (beritajatim.com) – Industri film animasi Indonesia semakin menunjukkan taringnya di kancah internasional. Berbagai karya anak bangsa tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mencetak prestasi luar biasa di luar negeri, baik melalui penghargaan bergengsi maupun capaian jumlah penonton.
Berikut ini 12 film animasi Indonesia terbaik yang patut dibanggakan. Beberapa di antaranya bahkan masuk dalam daftar film animasi terlaris di Asia Tenggara dan memperoleh pengakuan dunia.
1. Jumbo
“Jumbo” merupakan film animasi garapan lebih dari 200 kreator Tanah Air yang dikerjakan selama lima tahun. Film ini mengangkat kisah penuh makna tentang Don, seorang anak yang mengejar kembali buku dongeng warisan orang tuanya, dalam petualangan yang sarat nilai keluarga, keberanian, dan persahabatan.
Film yang rilis pada Maret 2025 ini tayang di 17 negara dan mencetak rekor lebih dari 10 juta penonton, Jumbo kini dinobatkan sebagai film animasi Asia Tenggara terlaris sepanjang masa.
2. Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir
Disutradarai oleh Faza Ibnu Ubaidillah alias Faza Meonk dan diproduksi Falcon Pictures, film ini menghadirkan aksi penyelamatan Indonesia dari ancaman meteor lewat karakter ikonik Si Juki.
Rilis pada 28 Desember 2017, film ini ditonton lebih dari 600 ribu penonton dan berhasil meraih Penghargaan Film Animasi Panjang Terbaik di Piala Maya 2019.
3. Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet
Sekuel dari Si Juki ini membawa penonton ke Pulau Monyet yang penuh misteri. Dengan deretan pengisi suara seperti Indro Warkop, Bryan Domani, dan Megan Domani, film ini sukses menarik perhatian publik. Dirilis pada 27 Juni 2024, film ini meraih Piala Citra FFI 2024 untuk Film Animasi Panjang Terbaik.
4. Nussa
Berawal dari serial YouTube yang populer, “Nussa” sukses menembus pasar layar lebar. Ceritanya berpusat pada anak 9 tahun yang berjuang mempertahankan gelar juara Science Fair. Tayang perdana di Bucheon International Fantastic Film Festival 2021 di Korea Selatan, Nussa memenangkan Film Animasi Terbaik FFI 2021 dan Film Animasi Panjang Terpilih Piala Maya 2021.
5. Titus: Mystery of The Enygma
Film ini diadaptasi dari komik “Just For Kids” dan diproduksi oleh MNC Animation dan MNC Pictures. Titus, seorang detektif muda di kota fiktif Steamburg, menghadirkan petualangan yang menghibur dan mendebarkan. Didukung oleh suara Arbani Yasiz dan Ranty Maria, film ini berhasil menarik 156 ribu penonton, serta meraih Piala Maya untuk Film Animasi Panjang Terpilih.
6. Battle of Surabaya
Sebagai film animasi sejarah pertama Indonesia, “Battle of Surabaya” mengangkat kisah perjuangan 10 November dari sudut pandang Musa, tukang semir sepatu yang menjadi kurir pejuang. Dirilis pada 2015, film ini menorehkan berbagai penghargaan internasional seperti; People’s Choice Award – International Movie Trailer Festival, Seoul International Cartoon & Animation Festival 2016, Best Animation – Milan, Berlin, dan Nice International Film Festivals.
7. Knight Kris
“Knight Kris” mengisahkan Bayu, anak kecil yang menemukan keris sakti dan berubah menjadi ksatria harimau. Film ini mengangkat budaya lokal dengan sentuhan fantasi. Dirilis pada 2017, film ini meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk San Diego Kid Film Festival (AS), Cartoon on the Bay (Italia), London Independent Film Awards (UK), hingga Calcutta Film Festival (India).
8. Riki Rhino
Film ini menampilkan Riki, seekor badak Sumatera muda yang kehilangan culanya akibat pemburu. Dengan pesan konservasi satwa dan lingkungan, “Riki Rhino” menyentuh hati banyak penonton. Rilis pada 27 Februari 2020, film ini memenangkan Anugerah Lembaga Sensor Film 2021 untuk kategori Film Animasi.
9. Zanna: Whisper of Volcano Isle
Dirilis pada Januari 2025, film ini bercerita tentang petualangan seorang putri bersama teman-temannya di dunia magis. Mengusung pesan moral tentang persahabatan dan cinta keluarga, film ini juga tayang di Malaysia, Singapura, dan Kamboja.
10. Kuku Rock You
Disutradarai oleh Achmad Rofiq, animasi ini menceritakan tentang ayam kampung yang bermimpi menjadi penyanyi rock. Menghibur dengan sentuhan musik dan humor, film ini memenangkan Japan Asiagraph 2008 dan mulai tayang pada 17 Agustus 2014.
11. Kiko and Friends
Serial animasi yang populer ini menampilkan Kiko, ikan mas koki mutan dan petualangannya bersama teman-temannya di dunia bawah air. Animasi ini sudah tayang di lebih dari 56 negara dan meraih Asian Academy Creative Award 2019.
12. Candy Monster
Diproduksi oleh UMN Pictures, film pendek ini mengisahkan Chloe, anak 6 tahun yang menghadapi monster dalam dunia imajinasi. Tayang perdana pada 2020, film ini menjadi Official Selection di Chaniartoon International Comic and Animation Festival dan lolos seleksi Zlin Film Festival ke-60.
(fyi/but)






