Surabaya (beritajatim.com) – Seorang anak berusia 8 tahun kecewa setelah kehilangan balon ulang tahunnya saat pulang dari sekolah. Balon-balon itu terlepas dari tangannya dan terbang meninggi.
Tetapi, dia malah mendapat kejutan tak terduga selang beberapa hari kehilangan balon. Ternyata, balon ultahnya ditemukan orang asing yang kemudian mengiriminya hadiah.
Anak kelas dua ini, bernama Kason Johnson, dari Missouri, AS, merayakan ulang tahun kedelapan di sekolahnya, Mountain Grove Elementary. Ketika di sekolah, dia menerima balon dan makanan ringan untuk perayaan dan tentu saja itu membuatnya senang.
Sementara, 804 kilometer jauhnya, seorang pria di Cleveland, Tennessee, sedang memotong rumput ketika dia melihat balon yang sama tersangkut di pagarnya. Balon itu dilampiri amplop yang berisi kartu ucapan, mencantumkan dari mana balon itu berasal sekaligus nama sekolah Johnson.
Pria itu memastikan ulang tahun Johnson tidak rusak. Jadi dia mengirim hadiah buatan tangan yang dibuat di toko kayunya kepada Johnson dan gurunya, sertaUS$100 atau setara Rp1.560.985.
Orang asing yang menemukan balon ulang tahun Johnson itu mengirim fotonya bersama dengan sebuah lampiran surat.
Dilansir dari Indiatimes.com, pria dari Tennessee ini bernama Todd Huyler. Dia juga mengirim foto dirinya dan Dachshund Henry, serta catatan yang ditujukan kepada orang tua Johnson.
“Benar-benar pesan dalam botol,” tulis Huyler.
“Gerakan sederhana dari sebuah keluarga yang menunjukkan cinta dan penghargaan kepada siswa kelas 2 mereka dengan hadiah kejutan dengan rendah hati memengaruhi saya di luar keyakinan. Betapa beruntungnya Johnson memiliki keluarga yang akan berusaha untuk menunjukkan cinta yang tidak mementingkan diri sendiri,” lanjut dia.
Johnson membagikan fotonya dengan hadiah barunya, dan dia jelas tampak senang mengetahui bahwa seseorang telah membuat hari ulang tahunnya begitu istimewa. Momen istimewa ini pun mendapat perhatian warganet.
Beberapa membagikan sudut pandangnya,
“Ini benar-benar contoh terbaik yang menunjukkan bagaimana humanisme masih banyak dijunjung tinggi di peradaban ini.”
“Kisah yang begitu mengharukan, padahal mudah sekali menjadi orang yang menyenangkan dan hangat, sayangnya, tidak banyak yang melakukannya,” kata warganet lainnya.
“Aku ingin mendengar lebih banyak kisah seperti ini, terutama bagaimana setelah banyak sekali kasus pembunuhan dan banyak berita seputar kekacauan,” tambah yang lain [adg/beq].







