Surabaya (beritajatim.com) — Nama Sarwendah Tan kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah potongan video siaran langsung (live) yang menampilkan pernyataannya terkait polemik pascaperceraian dengan Ruben Onsu viral dan menuai beragam reaksi publik. Ramainya pembahasan tersebut akhirnya mendorong Sarwendah untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam video yang diunggah, Sarwendah mengakui bahwa ucapan yang terlontar dalam potongan video yang beredar telah menimbulkan kegaduhan dan menjadi perhatian luas masyarakat. Ia menyadari bahwa sebagai figur publik, setiap perkataan yang disampaikan di ruang publik memiliki dampak besar dan dapat memengaruhi banyak pihak.
“Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut telah membuat kegaduhan di media sosial,” ujar Sarwendah dalam pernyataannya, Jumat (5/6/2026).
Dalam pernyataannya, Sarwendah secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada ketiga anaknya. Ia mengaku sedih karena persoalan yang melibatkan orang dewasa justru ikut menyeret nama anak-anak ke dalam pemberitaan.
“Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apa pun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar,” ungkapnya.
Sarwendah menegaskan bahwa sebagai seorang ibu, dirinya akan terus berusaha melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan serta masa depan anak-anaknya.
Tak hanya kepada anak-anak, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar yang ikut merasakan tekanan dan ketidaknyamanan akibat polemik yang terjadi.
Di akhir pernyataannya, Sarwendah mengungkapkan rasa terima kasih kepada para penggemar yang selama ini tetap memberikan dukungan. Menurutnya, dukungan tersebut membuat dirinya tidak merasa sendirian menghadapi berbagai persoalan yang datang.
Ia juga berjanji akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik. “Ke depan saya perlu lebih bijak lagi dan lebih memahami dampak dari apa yang saya lakukan di ruang publik,” katanya.
Adapun kontroversi tersebut bermula ketika sebuah potongan video live Sarwendah yang berisi umpatan kasar beredar luas di berbagai platform media sosial. Potongan video tersebut kemudian menjadi bahan perdebatan di kalangan netizen.
Dalam waktu singkat, cuplikan video itu menyebar ke berbagai akun gosip, TikTok, Instagram, hingga platform X. Warganet ramai-ramai memberikan komentar, bahkan sebagian menilai ucapan Sarwendah dalam video tersebut kurang mencerminkan sikap rendah hati. Beberapa pihak bahkan menyeret kehidupan pribadinya ke dalam perdebatan publik.
Sarwendah pun akhirnya memilih untuk memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada publik. [fyi/suf]





