Surabaya (beritajatim.com) – Para pengusaha kue keranjang di Surabaya memilih tidak menaikkan harga jual dagangannya jelang Imlek 2023. Padahal, bahan baku pembuatan kue keranjang sudah mahal.
Pemilik usaha kue keranjang di Surabaya Timur, Ferry Andrea mengungkapkan, jumlah pesanan kue keranjang kepadanya meningkat hingga 20 persen. Dia mengaku mulai mendapat pesanan kue keranjang sejak Desember 2022 lalu, tidak hanya dari Kota Surabaya saja namun juga luar Jawa.
“Ada peningkatan 20 persen untuk pemesanan dibandingkan dua tahun lalu saat pandemi. Pesanan banyak dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik sampai Papua, kalau pesanan sudah mulai sejak Desember,” kata Ferry ditemui di rumah produksi kue keranjang di Jalan Kalidami 9 Nomor 9, Surabaya.
Awal Januari 2023 ini adalah puncak kenaikan permintaan kue keranjang, Bahkan Ferry memprediksi satu minggu jerang perayaan nanti biasanya para pelanggan mulai memesan.
“Nanti minggu depan puncaknya untuk pesanan saat mendekati Imlek,”
Dalam satu hari, Ferry bisa memproduksi lebih dari 200 kue keranjang. Tentu untuk tahun ini berbeda lantaran menyesuaikan harga bahan baku yang terus meningkat, seperti gula.
Meski demikian, Ferry memilih untuk tak menaikan harga kue keranjangnya agar pelanggan tak lari ke produsen lainnya. Satu kue keranjang dijual dengan harga Rp30 ribu.
[berita-terkait number=”1″ tag=”imlek-tahun-kelinci”]
“Ya, harga gula naik, tapi saya tidak naikan harga biar pelanggannya tetap, syukur-syukur bisa bertambah. Jadi sedikit menekan untung saja, soalnya kalau dinaikan nanti ditawar lagi,” ujarnya sambil tersenyum.
Ferry menambahkan, sebenarnya bila dibandingkan tahun lalu waktu menjelang Imlek cenderung lebih singkat, karena hanya 3 minggu dari perayaan Natal.
“Kalau tahun kemaren peningkatannya bisa sampai 30 persen dari tahun sebelumnya waktu pandemi. Karena waktunya panjang sampai 4 minggu untuk terima orderan,”
Yang menarik buat konsumen yang belum pernah mencicipi kudapan berasa manis ini bisa bertahan hingga 3 bulan ke depan. Kue keranjang bisa dinikmati dengan parutan kelapa atau digoreng mengunakan telur kocok dan tepung seperti membuat pisang goreng.
“Atau juga bisa dikukus agar tekturnya kenyal seperti Jenang,” tutupnya. [way/beq]






