Surabaya (beritajatim.com) – Tragedi Kanjuruhan masih ramai diberitakan, utamanya perihal penggunaan gas air mata oleh aparat kepolisian. Lantas, bagaimana efek yang dirasakan tubuh jika terkena gas air mata?
Sebenarnya gas air mata yang sering dipakai oleh polisi untuk membubarkan massa bukanlah gas, melainkan bubuk bertekanan tinggi yang bisa menimbulkan kabut seperti gas saat digunakan.
Bahan dasar yang umum digunakan dalam gas air mata adalah bahan kimia 2-chlorobenzalmalononitrile (gas CS), dibenzoxazepine (gas CR gas), chloroacetophenone (gas CN), atau oleoresin capsicum.
Jika benda ini terkontak langsung dengan mata atau tubuh kita akan ada reaksi langsung dari tubuh kita. Pasalnya, bahan tersebut merupakan senyawa kimia.
Berikut efek gas air mata jika terkena mata dan tubuh manusia
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
1. Mata
Jika terkena mata, gas air mata bisa membuat mata berkaca-kaca dan memberi efek sensasi terbakar. Selain itu, gas air mata juga membuat pandangan jadi kabur, mata kemerahan, dan menimbulkan kebutaan sementara.
2. Mulut
Saat terkena mulut, kamu akan mengalami sensasi terbakar di tenggorokan dan kesulitan untuk menelan.
3. Hidung
Menghirup gas air mata juga bisa membuat hidung tiba-tiba mengeluarkan ingus, serasa ada sensasi terbakar. Lebih dari itu, gas air mata juga dapat membuat pembengkakan pada area tenggorokan.
4. Paru-paru
Sebagaimana info yang beredar, salah-satu penyebab banyaknya korban yang berjatuhan adalah karena suporter merasa sesak nafas. Hal ini sangat mungkin, mengingat gas air mata bisa menimbulkan kesulitan dalam bernafas, dada sesak seolah sedang dicekik. Kamu juga bisa terbatuk-batuk saat berkontak langsung dengan gas air mata.
5. Kulit
Selain gejala di atas, gas air mata yang terkena langsung ke tubuh manusia bisa menimbulkan ruam. iritasi serta sensasi terbakar pada kulit.
Itulah efek jika tubuh kita terkena semprotan gas air mata. Jika kamu mengalaminya, kamu bisa coba mengatasinya dengan membilas mata dengan air bersih.
Usahakan tutup hidung dan bagian mulut kamu menggunakan masker, jika mungkin gunakanlah kacamata atau pelindung mata lainnya. Jangan lupa untuk segera mengganti baju kamu yang telah terkena semprotan gas air mata agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit. (Jhn/nap)






