Surabaya (beritajatim.com) – Atletico Madrid dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk merekrut gelandang Manchester City, Nico Gonzalez, pada bursa transfer musim panas ini. Gonzalez yang baru bergabung dengan City pada Januari 2025 dengan nilai transfer sekitar 50 juta Poundsterling, kini menghadapi ketidakpastian masa depan di bawah asuhan Pep Guardiola.
Pemain berusia 23 tahun tersebut didatangkan sebagai pelapis Rodri yang sempat absen hampir sepanjang musim lalu karena operasi. Namun, Gonzalez gagal menunjukkan pengaruh signifikan dan lebih sering menghuni bangku cadangan dengan total 11 penampilan bersama The Citizens sepanjang musim 2024-25.
Menurut laporan Fichajes, Atletico Madrid sudah melakukan diskusi internal terkait potensi peminjaman Gonzalez dengan opsi pembelian permanen di musim panas mendatang. Pelatih Diego Simeone disebut yakin Gonzalez memiliki kualitas dan dinamisme yang cocok dengan kebutuhan timnya, meskipun mendapatkan tanda tangan pemain asal Galisia itu bukan perkara mudah.
Situasi Gonzalez di Etihad memang sedang berada di titik rawan. Kembalinya Rodri ke skuad utama dan kedatangan gelandang Belanda Tijjani Reijnders diprediksi akan semakin menipiskan peluang bermainnya. Bahkan saat Piala Dunia Antarklub FIFA, Gonzalez hanya tampil selama 61 menit.
Selain Atletico, beberapa klub Liga Pro Saudi juga disebut-sebut berminat mendatangkan Gonzalez. Meski masih terikat kontrak di Manchester City hingga 2029, peluang hengkangnya tetap terbuka lebar. Apalagi Guardiola disebut berencana melepas hingga 11 pemain pada musim panas ini untuk merampingkan skuad.
Selain Gonzalez, nama-nama seperti John Stones, Ilkay Gundogan, Nico O’Reilly, Mateo Kovacic, Claudio Echeverri, dan Oscar Bobb juga masuk daftar pemain yang bisa dilepas. Bahkan, Jack Grealish hampir pasti akan meninggalkan Etihad musim panas ini.
Jika Gonzalez benar-benar angkat kaki dari Manchester City, kebijakan transfer klub akan kembali disorot. Guardiola sebelumnya gagal memaksimalkan potensi Kalvin Phillips yang akhirnya dipinjamkan dua kali dalam 18 bulan terakhir. Bukan tidak mungkin, nasib serupa kini menanti Gonzalez yang berpotensi menjadi rekrutan yang gagal bersinar di bawah manajer asal Spanyol itu. [ian]






