Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah dinamika kehidupan modern, peran Ibu dalam memastikan tumbuh kembang optimal si Kecil semakin menantang. Tak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, Bunda juga memegang kunci penting dalam memberikan asupan nutrisi yang tepat sebagai investasi masa depan anak. Salah satu nutrisi krusial untuk mendukung kepintaran anak adalah Zat Besi.
Namun, ironisnya, survei menunjukkan bahwa separuh Bunda di Indonesia belum menyadari betapa vitalnya peran Zat Besi dalam perkembangan kognitif anak. Hal inilah yang mendorong Asmirandah, seorang publik figur sekaligus Ibu dari satu putri, untuk aktif mengedukasi para Bunda tentang pentingnya pemenuhan Zat Besi demi tumbuh kembang buah hati yang pintar.
Momen Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April menjadi momentum refleksi bagi para Ibu. Lebih dari sekadar perayaan emansipasi, Hari Kartini dapat dimaknai sebagai pengingat akan perjuangan seorang Ibu dalam membesarkan anak dan memastikan hak mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berpotensi.
“Sebagai seorang Ibu, aku memaknai Hari Kartini untuk terus berjuang dan belajar mengenai pentingnya memperhatikan asupan nutrisi anak. Awalnya, aku tidak menyadari bahwa gejala seperti anak mudah lelah, kulit pucat, dan kurang fokus bisa menjadi tanda kekurangan Zat Besi. Karena itu, aku mulai aktif mencari informasi dan jadi tahu bahwa ternyata masih banyak juga Bunda yang belum menyadari betapa pentingnya Zat Besi sebagai investasi dalam mendukung kepintaran dan tumbuh kembang anak,” ungkap Asmirandah dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @asmirandah89.
Lantas, bagaimana sebenarnya Asmirandah memastikan kecukupan nutrisi, khususnya Zat Besi, bagi sang putri, Chloe, dalam mendukung kepintarannya? Berikut rahasia yang dibagikan oleh Asmirandah:
1. Terapkan Feeding Rules dengan Kombinasi Makanan Bernutrisi Variatif:
Asmirandah sangat memperhatikan variasi makanan Chloe setiap harinya. Ia memastikan Chloe mendapatkan asupan protein hewani yang kaya Zat Besi seperti telur, ayam, daging sapi, dan ikan. Selain itu, Asmirandah juga menghindari memaksa anak makan. Jika Chloe menolak suatu jenis makanan, ia akan menawarkan alternatif makanan bergizi lainnya.
2. Pilih Susu Pertumbuhan dengan IronC(™) untuk Chloe:
Kepercayaan Asmirandah pada pentingnya susu pertumbuhan sebagai pendukung tumbuh kembang anak sangatlah besar. Ia mengungkapkan selalu memberikan Chloe susu pertumbuhan yang mengandung IronC(™), yaitu kombinasi unik antara Zat Besi dan Vitamin C. Kombinasi ini terbukti membantu penyerapan Zat Besi hingga 2 kali lipat, sehingga memaksimalkan pemenuhan kebutuhan Zat Besi harian Chloe dan mendukungnya agar fokus serta aktif dalam belajar.
3. Rutin Pantau Kondisi Zat Besi Si Kecil:
Kesadaran akan pentingnya pemantauan asupan Zat Besi membuat Asmirandah membiasakan diri untuk melakukannya secara rutin.
“Sekarang cek Zat Besi anak juga mudah banget. Aku pribadi pun baru tahu inovasi terbaru Kalkulator Zat Besi yang disediakan oleh SGM Eksplor melalui website generasimaju.co.id/tools/kalkulator-zat-besi yang hasilnya bisa kita dapat hanya dalam 3 menit,” ujar Asmirandah. Inovasi ini tentu memudahkan para Bunda untuk memantau potensi kekurangan Zat Besi pada buah hati mereka dengan cepat dan praktis.
Asmirandah mengajak seluruh Bunda di Indonesia untuk lebih peduli terhadap asupan nutrisi anak, khususnya Zat Besi. Ia menekankan pentingnya memberikan makanan bergizi seimbang serta memilih susu pertumbuhan yang telah difortifikasi dengan Zat Besi dan Vitamin C untuk penyerapan yang optimal, demi mendukung tumbuh kembang dan kepintaran generasi penerus bangsa.[rea]






