Kediri (beritajatim.com) – Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) bersama AFC dan PSSI menggelar AFC Womens Football Day 2024 di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur. Kegiatan festival ini dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional.
Ada puluhan pemain wanita U12 dari enam tim asal Jawa Timur yang mengikuti AFC Womens Football Day 2024 untuk kategori U12 di Kediri ini, pada Sabtu (9/3/2024). Pada tahun 2023, kegiatan AFC Womens Football Day digelar di Semarang, Jawa Tengah.
Sederet tokoh penting penggiat sepak bola turut hadir dalam kegiatan kali ini. Mulai dari Papat Yunisal (Head of Departemen Teknik PSSI), Monica Desideria (Wakil Ketua Umum ASBWI), hingga Souraiya Farina (Sekjen ASBWI). Selain itu, hadir juga perwakilan dari Bupati Kediri yang diwakilkan oleh Sumarlan, Perwakilan dari Disbudpapora yakni Sunarto serta Bambang dari Askot PSSI Kediri.
ASBWI sudah melaksanakan Festival U12 di berbagai daerah sejak tahun 2022, mulai dari Temanggung, Sidoarjo, DKI Jakarta, Semarang, hingga Banten. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar ASBWI untuk untuk pemassalan sepak bola wanita dari level grassroots yang akan bermuara ke Timnas.

Ketua Umum ASBWI, H. Nadalsyah mengatakan festival ini adalah kesempatan yang baik untuk memberikan wadah bagi pemain sepak bola wanita yang berada di daerah. Sehingga nantinya diharapkan akan muncul bintang masa depan Timnas Wanita Indonesia. Ia juga menjelaskan, pemain yang terdaftar di kegiatan seperti ini akan tercatat secara digital ke dalam database
ASBWI.
“Selamat Hari Perempuan Internasional 2024! Terima kasih AFC dan PSSI yang telah mempercayakan ASBWI untuk menggelar AFC Womens Football Day 2024. Terima kasih juga untuk semua peserta yang penuh semangat pada hari ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini, ASBWI berharap akan lahir calon bintang masa depan Timnas Indonesia,”ujar H. Nadalsyah.
H. Nadalsyah juga menyampaikan ASBWI saat ini mempunyai lebih dari 1000 data pemain sepak bola wanita. Hal ini tidak terlepas dari kolaborasi dengan Asprov PSSI yang mana pembentukan ASBWI Provinsi ini harus mendapatkan rekomendasi dari Asprov PSSI.
“Tentunya, Festival Sepak Bola U-12 juga merupakan bagian rangkaian dari rencana strategis ASBWI yang telah disinkronisasikan dengan PSSI menuju Timnas Wanita bermain di Piala Dunia 2035 dan Juara Piala Asia 2038,” tambah H. Nadalsyah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASBWI, Souraiya Farina mengatakan, para remaja putri asal Kediri unjuk gigi dalam festival ini. Mereka mempertontonkan bakat dalam mengocek si kulit bundar. Anak yang paling fair play tem, best team serta best player mendapatkan trofi dari penyelenggara.
“Ada 78 anak ikut ambil bagian, dan kita bagi dalam enam tim. Tidak mencari pemenang atau juara tapi lebih ke pemassalan sepak bola wanita. Jadi bukan juara 1-2 atau 3,” tuturnya.
Dia menambahkan, ada alasan pemilihan Kota Kediri sebagai tuan rumah Festival Sepak Bola Putri U-12 kali ini. Salah satunya, kota tahu ini memiliki budaya sepak bola yang tinggi dan merupakan rumah juara dua kali Liga Indonesia Persik Kediri.
Kota Kediri juga punya catatan emas di kompetisi sepak bola wanita Piala Pertiwi Jawa Timur. Di tahun 2018 Kota Kediri melaju sampai babak semifinal, setahun kemudian , yakni pada Piala Pertiwi 2019 , Kota Kediri sukses menjadi juara.
“Kota Kediri pernah jadi perwakilan Jawa Timur untuk Piala Pertiwi putaran nasional. Potensi sepak bola wanita Kota Kediri besar. Saat ini sudah ada beberapa klub sepak bola wanita baik di Kota dan Kabupaten Kediri,” tutupnya. [nm/kun]






