Blitar (beritajatim.com) – Arwah korban ledakan petasan, Aripin, mendatangi tiga warga tiga warga Dusun Tegalrejo Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar lewat mimpi. Kepada tiga warga tersebut, arwah Aripin meminta agar potongan tubuhnya yang masih terpisah untuk disatukan.
Salah satu warga, Tri Wahyuni, mengungkapkan ada tiga orang didatangi Aripin lewat mimpi. Dari mimpi itulah didapat informasi keberadaan potongan tubuh korban yang belum ditemukan.
Menurut Tri, tiga orang tersebut adalah Tember, Anita, serta Nitro. Ketiganya didatangi sosok Arifin di dalam mimpi dengan petunjuk yang berbeda-beda.
“Ya itu yang didatangi ada Tember, Anita, sama Mbah Nitro, itu petunjuknya berbeda-beda dan lokasi penemuan tubuhnya juga berbeda-beda sesuai dengan mimpi tersebut,” jelasnya.
Tri Wahyudi menjelaskan dari keterangan Nitro yang didatangi arwah Aripin, putra dari Darman tersebut meminta tolong untuk mengumpulkan potongan tubuh yang belum lengkap dan berada di rumpun bambu.
Setelah dicari bersama warga di rumpun bambu belakang rumah Darman, ditemukan potongan tubuh dalam ukuran kecil. Selanjutnya potongan tubuh tersebut diserahkan ke pihak desa untuk proses selanjutnya.
Baca Juga: Arwah Korban Ledakan Petasan Blitar Datangi Warga
“Jadi Mbah Nitro didatangi arwah Aripin yang meminta tolong untuk mengumpulkan bagian tubuh yang belum lengkap di bambu yang ada di belakang rumah telah diperiksa ternyata memang ada dan langsung diserahkan ke pihak desa,” imbuhnya.
Sementara itu, Anita yang juga didatangi oleh sosok almarhum Aripin. Pengakuan Anita dalam mimpinya, Aripin terlihat melambai-lambai dan seperti orang kebingungan di dekat kandang kambing samping rumah Darman.
Setelah diperiksa oleh warga, ternyata di lokasi mimpi tersebut juga ditemukan potongan tubuh yang belum sempat terevakuasi oleh BPBD dan PMI Kabupaten Blitar paska-ledakan bahan petasan beberapa pekan lalu.
“Semua dari tiga itu sama. Ketika dicek di lokasi petunjuk mimpi itu semua sama ada potongan tubuhnya,” paparnya.
Warga hingga kini masih mencari sejumlah potongan tubuh yang belum terkumpul. Selain itu, warga sekitar masih trauma dan sedikit takut dengan peristiwa yang terjadi beberapa pekan lalu.
Baca Juga: Meski Tidak Utuh, 1 Korban Ledakan Petasan di Blitar Dimakamkan
Ledakan bahan petasan di dusun Tegalrejo Sadeng desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar telah berlalu 9 hari yang lalu. Empat korban meninggal akibat ledakan bahan petasan juga telah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Meski telah 9 hari berlalu namun masyarakat desa setempat masih menemukan potongan tubuh dari ke 4 korban meninggal akibat ledakan bahan petasan. Potong tubuh para korban ini ditemukan di sekitar rumah Darman yang menjadi pusat ledakan.
“Iya masih ditemukan sejumlah potongan tubuh di sekitar rumah pak Darman ada yang didekat sumur, terus lusa kemarin ada di belakang kandang kambing juga di pohon sengon yang belakang rumah,” kata Tri Wahyudi.
Menurut Tri Wahyudi, sejumlah potongan tubuh dan tulang manusia ditemukan di sejumlah titik di sekitar lokasi ledakan. Sementara yang menemukan potongan tubuh tersebut adalah warga sekitar. [owi/beq]






