Jember (beritajatim.com) – Hujan dan angin kencang yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026) siang hingga sore menyebabkan sejumlah kerusakan.
Lima belas rumah rusak ringan, sebelas batang pohon dan dua tiang listrik tumbang, satu musala rusak. Bahkan ruang sidang paripurna DPRD Jember yang selama beberapa tahun terakhir ini tidak pernah bocor, mendadak bocor di sejumlah titik. Beruntung tidak ada kegiatan rapat saat itu.
Jumlah terbanyak warga terdampak ada di Kecamatan Sumbersari. Delapan unit rumah di Kelurahan Antirogo rusak, tujuh di antaranya karena tertimpa pohon tumbang. Dua pohon tumbang di jalan sehingga sempat membuat jalan tidak bisa dilewati kendaraan.
Tak hanya rumah rusak dan pohon tumbang, di Kelurahan Kebonsari, banjir setinggi 30 centimeter menggenangi jalan. “Banjir juga terjadi di Jalan Jawa dan Kaliurang, Kecamatan Sumbersari,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember, Edi Budi Susilo, Jumat (10/4/2026).
Sementara itu, atap dua rumah warga di Dusun Srino, Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, rusak ringan. Lima rumah dan satu musala di Dusun Deklekor, Desa Balet Baru, Sukowono, juga demikian.
Banjir genangan juga terjadi di Kecamatan Kaliwates. Satu rumah di Jalan Trunojoyo terdampak banjir dan lalu lintas macet. [wir/kun]






