Hujan dan angin kencang yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026) siang hingga sore menyebabkan sejumlah kerusakan.
KUMPULAN BERITA BPBD Jember
Berdasarkan Indeks Desa Membangun yang diterbitkan Kementerian Desa, 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah berstatus Desa Tangguh Bencana (Destana). Namun kenyataannya, baru separuh yang memiliki struktur aktif.
Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilanda 146 kali bencana sepanjang Januari hingga awal Maret 2026. DPRD Jember menyarankan penambahan anggaran kebencanaan.
Angin kencang yang mengiringi hujan, Rabu (4/3/2025), menumbangkan pohon di lima lokasi. Dua orang warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan tertimpa pohon.
Masa tanggap darurat bencana di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang ditetapkan Bupati Muhammad Fawait pada 12 Februari 2026, resmi berakhir pada 26 Februari 2026. Namun bencana alam masih terjadi beruntun pada awal Maret ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) yang berada di bawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja kebingungan berbagi tempat, menyusul disetujuinya permohonan bantuan oleh pemerintah pusat.
Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendeklarasikan situasi tanggap darurat bencana selama dua pekan, 12-26 Februari 2026. Masyarakat diminta tetap tenang.
Banjir melanda 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 12-13 Februari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember mencatat 7.445 keluarga menjadi korban.
Banjir bandang terjadi di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (2/2/2026) malam. Puluhan rumah rusak dan seorang aparatur sipil negara (ASN) kantor kecamatan tewas terseret arus.
Sejumlah rumah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, rusak diterpa hujan angin, Kamis (29/1/2026). Tidak ada korban jiwa, kendati ada korban luka.









