Kediri (beritajatim.com) – Alfamart mendukung kebijakan Pemerintah Kota Kediri untuk membatasi penggunaan kantong atau tas plastik sekali pakai.
Alfamart pun menunjukkan dukungan dengan gerakan membagikan tas go green gratis secara serentak kepada para pembeli, pada 25 toko Alfamart di Kota Kediri.
Salah satu tempat pembagian tas go green gratis kepada pembeli tersebut berada di Alfamart Jl. Kawi, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.
Regional Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Mochammad Faruq Asrori mengatakan, aksi bagi tas gratis go green tersebut berlangsung selama dua hari, sejak hari ini, Rabu (27/9/2023) hingga besok.
Tidak hanya membagikan tas go green kepada pembeli, Alfamart juga mengedukasi mereka tentang pentingnya mengurangi produksi sampah plastik sebelum bertransaksi.
“Kami menargetkan minimal 50 tas go green di setiap toko,” ujar Mochammad Faruq Asrori di sela pembagian tas go green di Alfamart Jl. Kawi Kota Kediri.

Masih kata Faruq, Alfamart juga sudah memberlakukan kebijakan ketat mengurangi sampah plastik di Kabupaten Bondowoso, Lumajang, Kota Surabaya, Kabupaten Jombang dan Blitar.
Baca Juga : Alfamart Sahabat Posyandu Berkolaborasi Dengan Zwitsal Dukung Stimulasi HPK
“Ini merupakan langkah Alfamart untuk mendukung upaya pemerintah mengatasi problem lingkungan,” tambah Faruq.
Apalagi, katanya, Pemkot Kediri sudah melakukan tindakan tegas dalam mengatasi masalah sampah, khususnya plastik dengan menerbitkan Peraturan Wali Kota Kediri, pada Juli lalu.
“Butuh kesadaran bersama untuk mengurangi sampah yang volumenya mencapai 140 ton per hari di Kota Kediri,” imbuh Faruq yang mengutip statmen Wali Kota Kediri saat peringatan Hari Sampah Sedunia.
Pria yang menjabat Public Relation Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Jawa Timur ini mengatakan, Alfamart terus berusaha mengurangi sampah plastik.
Alfamart konsisten mengimbau masyarakat, khususnya pembeli untuk tidak membawa tas sekali pakai. Toko pun menawarkan tas berbayar kepada pembeli dan tidak menyediakan kantong plastik gratis di kasir.
“Pembeli bisa menebus mulai harga ratusan rupiah hingga ribuan rupiah. Pembebanan ini juga menguntungkan pelaku usaha ritel. Karena selain mengurangi sampah, juga mengurangi biaya tas plastik,” terangnya.
Selain itu, Alfamart juga memberikan promo tebus Rp500 bagi setiap pembeli yang berbelanja dengan nominal tertentu setiap tanggal 20. Padahal pada harga normal tas tersebut dibandrol Rp5.000.
Nur Laeli, salah satu pembeli di Alfamart Jalan Kawi Kota Kediri menanggapi positif. Menurutnya, pembatasan kantong plastik bisa mengurangi pencemaran lingkungan.
Salain itu, kata mahasiswi kesehatan di Kota Kediri itu juga bisa mencegah timbulnya tumpukan sampah yang dibuang sembarangan. Penumpukan sampah di sembarang tempat bisa menebabkan tersumbatnya gorong-gorong. [nm/ted]






