Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, mengungkapkan alasan di balik keputusannya menurunkan dua pemain baru pada putaran kedua kompetisi, meski keduanya belum berada pada kondisi ideal untuk bermain penuh selama 90 menit.
Dua pemain tersebut adalah Muhammad Rafli, pemain berpengalaman yang pernah merumput di Liga 1 dan Timnas Indonesia, serta Giovani, pemain asal Jember yang langsung mendapat kepercayaan tampil sejak menit awal.
Keduanya diturunkan saat Deltras FC menghadapi Kendal Tornado FC pada laga yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu malam (11/1/2025).
M Rafli dimainkan pada lima menit akhir babak kedua. Meski menit bermainnya terbatas, Widodo menilai keputusan tersebut penting sebagai bagian dari proses adaptasi dan evaluasi kondisi pemain.
“Kalau saya lihat itu bukan kartu kuning. Tapi saya tetap memberikan apresiasi dan motivasi kepada Rafli, dia mantan pemain Timnas. Secara taktikal cukup bagus, hanya saja fisikalnya masih kurang. Ini menjadi motivasi untuk dia agar diperbaiki ke depan dan saya berikan kesempatan untuk dia,” ucap Widodo, Senin (12/1/2025).
Sementara itu, Giovani langsung dipercaya tampil sebagai starter. Pemain tersebut bahkan hampir mencatatkan namanya di papan skor pada menit-menit awal pertandingan. Sayang, sontekan kaki kirinya masih mampu ditepis kiper Kendal Tornado FC, Try Hamdani.
Giovani kemudian ditarik keluar pada menit ke-78 dan digantikan pemain muda Kaka Reda Depriadi.
Widodo mengapresiasi kontribusi dua pemain barunya tersebut, meski belum diturunkan secara penuh. Menurutnya, keputusan memainkan pemain disesuaikan dengan kebutuhan tim dan karakter lawan yang dihadapi.
“Kami sudah mengontrak hampir 27 pemain keseluruhan. Bagi kami semua pemain itu adalah inti. Tetapi saya menyesuaikan pemain mana bermain dengan lawan yang kami hadapi,” jelasnya.
Pelatih asal Cilacap itu menegaskan, dalam menentukan komposisi pemain, ia tidak hanya mempertimbangkan aspek fisik. Kualitas taktikal dan mentalitas juga menjadi faktor utama dalam memilih pemain yang diturunkan.
“Ada beberapa kriteria dalam skuad yang saya pilih. Bukan hanya fisikal, tetapi juga harus punya kualitas taktikal dan mentalitas,” katanya.
Widodo juga menekankan kepada seluruh pemain Deltras FC agar selalu siap diturunkan kapan pun dibutuhkan, mengingat persaingan internal tim yang cukup ketat.
“Maka saya selalu memberi pesan kepada pemain untuk harus siap di setiap match. Dan yang terakhir, tiga kriteria saya untuk pemain adalah soal fisikal, taktikal, dan mentalitas,” ujar mantan pelatih Bali United dan Persita Tangerang tersebut. [way/beq]






