Magetan (beritajatim.com) – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Selatan mulai mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu.
Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam tahap perencanaan pembangunan sekat bakar. “Untuk antisipasi karhutla, kami masih dalam tahap perencanaan untuk membuat sekat bakar, mungkin minggu depan akan kami mulai pelaksanaannya,” ujar Mulyadi.
Rencana pembuatan sekat bakar ini akan mencakup wilayah dari RPH Bedagung, Sarangan, Genilangit hingga RPH Ngancar dengan total panjang sekitar 20 kilometer.
Selain itu, upaya sosialisasi kepada masyarakat juga akan dilakukan, meski masih terbatas. “Sosialisasi mungkin kami lakukan sebatas pemasangan banner di tepi batas kawasan hutan,” tambahnya.
Pihak Perhutani juga memberikan perhatian khusus kepada aktivitas para pendaki yang memasuki kawasan Gunung Lawu. “Himbauan ke pendaki, tiap mau naik selalu kita briefing agar tidak membuat api unggun ataupun sejenisnya. Selain itu, apabila ada yang membuat api, agar sesama pendaki saling mengingatkan agar tidak terjadi kebakaran hutan,” jelasnya.
Ia juga meminta kerja sama dari para pendaki untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api di dalam kawasan hutan. “Apabila pendaki mengetahui ada titik api yang diduga kebakaran lahan di dalam kawasan hutan, agar segera melapor ke petugas,” pungkas Mulyadi. [fiq/beq]






