Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC harus berjuang ekstra keras untuk keluar dari zona merah degradasi, sekalipun mereka berhasil mengakhiri rentetan hasil minor dengan kemenangan tipis 2-1 dari Persik Kediri, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura, Sabtu (11/4/2026).
Kemenangan Laskar Sape Kerrab pada pekan ke-27 Super League 2025-2026, didapat berkat gol Fransiskus Olepoe pada menit 34′, dan Riquelme Sousa pada menit 73′. Sementara gol Macan Putih dicetak Kadek Rendy Sanjaya pada menit 62′.
Kemenangan tersebut sempat membuat mereka keluar dari zona merah degradasi dan naik menempati posisi 15 klasemen sementara, namun posisi mereka kembali diambil alih Persis Solo yang berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor identik, 2-1.
Kondisi tersebut membuat tim kebanggaan superter Madura Bersatu kembali ke posisi zona merah, tepatnya di posisi 16 klasemen. Mereka tertinggal 1 poin dari Persis yang sudah mengoleksi 24 poin, serta tertinggal 2 poin dari Persijap di posisi 14 klasemen.
Selain itu, tim yang saat ini dilatih Karateker Rakhmad Basuki, juga baru unggul 3 poin dari Semen Padang yang menempati posisi 16 klasemen, serta hanya unggul 5 poin dari PSBS Biak di dasar klasemen.
Saat ini Madura United kembali menempati posisi 15 klasemen (tim teratas zona merah degradasi) dengan koleksi 23 poin berkat hasil 5 kali menang, 8 kali imbang, dan 14 kali menelan kekalahan. Mereka baru memasukkan 27 gol dan sudah kebobolan sebanyak 46 gol dari 27 laga yang dijalani.
Selanjutnya, Lulinha dan kawan-kawan akan menjalani laga yang tidak kalah berat, yakni menghadapi Persebaya Surabaya, pada pekan ke-28 Super League. Laga bertajuk Derby Suramadu, dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB, Jum’at (17/4/2026) mendatang. [pin/suf]






