Banyuwangi (beritajatim.com) – Hadirnya kembali pagelaran musik bertajuk Banyuwangi Beach Jazz Festival bakal menambah geliat wisatawan berkunjung. Tidak hanya itu, geliat ekonomi warga khususnya pelaku UMKM juga bakal mendapat imbasnya. Bersiap banjir order UMKM.
Apalagi, konsep dalam Banyuwangi Beach Jazz Festival tahun ini cukup unik. Bahkan, cukup berpihak dan menguntungkan bagi pelaku UMKM.
Benar saja, panitia konser memilih cara baru untuk memberikan berkah bagi pedagang. Pasalnya, bagi siapa saja yang akan menonton pertunjukan musik itu bakal singgah dulu ke stand UMKM.
Ya, belanja itu menjadi salah satu syarat untuk pengganti tiket masuk ke arena Banyuwangi Beach jazz Festival. Dengan nilai minimal belanja Rp 100 ribu, warga bisa menikmati bintang tamu yang akan menghibur di pantai Selat Bali itu.
Tiket Banyuwangi Beach Jazz Festival juga bisa didapat di melalui Smart Kampung Apps di Play Store atau App Store, dengan membeli tiket voucher belanja produk UMKM senilai Rp100 ribu.
“Pada prinsipnya dalam event ini Pemkab Banyuwangi tidak menarik keuntungan. Kami ingin ini menjadi pesta rakyat, namun tetap berdampak pada pelaku ekonomi mikro. Sehingga tiket penonton kami ganti dengan wajib berbelanja di UMKM setempat,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
“Jadi konsep ini bertujuan untuk berdayakan UMMK di Banyuwangi agar mendapat berkah dari Banyuwangi Festival,” kata.
Terdapat ribuan UMKM Banyuwangi yang terlibat dalam Banyuwangi Beach Jazz. Selain voucher belanja UMKM saat pelaksanaan, untuk mendapat tiket Beach Jazz juga ada skema belanja di BobaWangi, yang merupakan marketplace UMKM milik Pemkab Banyuwangi. Di BobaWangi terdapat sekitar 800 produk UMKM.
Banyuwangi Beach jazz Festival akan menghadirkan sejumlah artis. Di antaranya, Ghea Indrawari, Nadin Amizah, dan Yovie & Nuno.
Yuk nonton Banyuwangi Beach jazz Festival, Minggu (17/12/2023) malam. (Rin/Aje)






