Lamongan (beritajatim.com) – AKBP Totok Wijanarko resmi menerima kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi setelah mencatatkan dedikasi panjang selama 36 tahun tanpa sekalipun melakukan pelanggaran di institusi Polri. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas loyalitas serta integritas konsisten yang ditunjukkan Kabag Log Polres Lamongan tersebut sepanjang kariernya.
Upacara kenaikan pangkat dari Kompol menjadi AKBP tersebut digelar secara khidmat di Lapangan Apel Polres Lamongan pada Senin (3/3/2026). Kenaikan pangkat yang terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Maret 2026 ini merupakan bentuk penghormatan negara atas rekam jejak pengabdiannya yang luar biasa.
Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian bukanlah hak otomatis yang bisa didapatkan setiap anggota. Kehormatan ini hanya diberikan kepada personel yang mampu menjaga standar moral dan disiplin tinggi tanpa catatan negatif selama puluhan tahun.
“Ini bukan sekadar formalitas, tetapi penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab yang dijaga selama puluhan tahun,” ujarnya.
Pencapaian ini menjadi penanda istimewa bagi AKBP Totok Wijanarko yang dijadwalkan akan memasuki masa purna tugas dalam tiga bulan ke depan. Konsistensi dalam menjalankan tugas serta komitmen menjaga integritas menjadi fondasi utama yang mengantarkannya meraih pangkat perwira menengah di penghujung pengabdian.
Kapolres berharap sosok Totok dapat menjadi teladan bagi seluruh personel Polres Lamongan lainnya untuk terus menjaga marwah institusi. Kedisiplinan dalam bekerja merupakan kunci bagi setiap anggota Polri agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat hingga masa pensiun tiba.
Dalam kesempatan yang sama, Polres Lamongan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota yang menunjukkan prestasi menonjol dalam bertugas. Apresiasi ini diharapkan mampu memicu semangat kerja seluruh jajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Lamongan.
Tidak hanya bagi internal, penghargaan juga diberikan kepada masyarakat yang turut berkontribusi membantu tugas kepolisian di lapangan. Sinergi antara kepolisian dan warga dipandang sebagai faktor krusial dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Jawa Timur. [fak/beq]






