Surabaya (beritajatim.com) – Ahli Transportasi Publik ITS dipercaya merancang LRT Jabodetabek untuk mengurai kemacetan di Jakarta. Dia adalah Dr Agus Windharto, dosen Desain Produk Industri ITS.
Agus diminta mendesain bagian eksterior dan interior kereta ini. Menurutnya, pembuatan desain interior mengutamakan sisi ergonomis dan kenyamanan penumpang, terlebih bagi pengguna kursi roda.
Sejumlah pengaturan seperti lebar jalan maupun ruang pergerakan kursi roda pun menjadi salah satu penentu tata letak ruangan di dalamnya.
“Antropometri penumpang menjadi salah satu pertimbangan yang menentukan tinggi ataupun posisi peletakkan akomodasi di kereta ini,” ujar lulusan doktoral Universite de Technologie De Compiegne (UTC) itu, Selasa (15/8/2023).
Aspek keselamatan juga menjadi salah satu pertimbangan utama pembuatan kereta penumpang ini. Itu menjadi penentu tata letak akomodasi serta aksesibilitas menuju ke pintu keluar.
BACA JUGA:
Guru Besar ITS Surabaya Dorong Pemanfaatan AI untuk Pelestarian Naskah Kuno
“Bilamana terjadi kecelakaan ataupun kondisi darurat, kereta didesain agar penumpang dapat keluar dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya,” jelas Agus.
Untuk desain eksterior, pelbagai analisis dilakukan untuk mengetahui sifat dan kelayakan desain. Seperti analisis aerodinamis, geometri, crash worthiness, hingga kekuatan struktur kereta penumpang.
Agus berharap LRT Jabodebek ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat terkait transportasi umum yang nyaman dan bisa membantu mengurai kemacetan yang ada selama ini.
BACA JUGA:
Guru Besar ITS Hasilkan Kerangka Kerja MPB
“Langkah ini menunjukkan bahwasanya pihak industri dan perguruan tinggi harus terhubung untuk memajukan pembangunan di Indonesia,” tandas Agus.
Desain LRT yang dibuat sejak 2018 hingga 2020 ini telah meraih penghargaan Good Design Indonesia pada tahun 2022 dari Kementerian Perdagangan RI. [ipl/beq]






