Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tenggah melakukan pengerjaan pelebaran jembatan di Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Petugas menutup akses Jalan Raya Sumengko akibat proyek senilai Rp1,9 miliar tersebut.
Akibat penutupan akses Jalan Raya Sumengko, warga memutar lebih jauh sekitar 3-4 kilometer dari Jatirejo ke Brangkal dan Lengkong. Adapun pengerjaan jembatan Sumengko yakni panjang 8 meter dan lebar 12,6 meter. Sebelumnya, anggaran proyek pelebaran jembatan di Sumengko di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Mojokerto dengan pagu senilai Rp2.286.119.776.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya mengatakan, pengerjaan fisik pelebaran jembatan Sumengko dilakukan sejak awal pekan ini. Imbas pengerjaan proyek pelebaran jembatan Sumengko untuk sementara jalan raya dari arah Lengkong, Kecamatan Trowulan menuju Jatirejo dialihkan.
“Iya ada pengerjaan pelebaran jembatan Sumengko, penutupan akses jalan sudah mendapat izin dari instansi terkait. Ini bertahap, tanggal 3 Juli kita sudah dapat izin untuk ditutup (jalan) kalau masih bisa dilewati ya dilewati. Nanti kalau sudah dibongkar semuanya otomatis kan ditutup total,” ungkapnya, Kamis (6/7/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkab-mojokerto”]
Pengalihan arus kendaraan melalui Kumitir Kecamatan Jatirejo menuju Trowulan dan dari arah sebaliknya dapat melewati Desa Kintelan Kecamatan Puri menuju Brangkal, Kecamatan Sooko.
Penutupan akses jalan raya tersebut dilakukan sampai seluruh pengerjaan pelebaran jembatan Sumengko selesai.
“Untuk warga sekitar selama masih bisa dilewati ya dilewati tapi kalau sudah ditutup total lewat jalur alternatif yang diarahkan. Kalau kontrak proyek sampai akhir tahun semoga beberapa bulan sudah bisa dilewati. Jembatan Sumengko yang sempit nantinya akan diperlebar menyesuaikan jalan raya,” katanya.
Salah satu warga setempat, Janudi mengatakan, akses Jalan Raya Sumengko ditutup saat pengerjaan pelebaran jembatan tersebut. “Jembatan ini kan sempit dari jalan raya setelah pelebaran, kalau penutupan jalan raya Sumengko saya tidak tahu sampai berapa lama. Iya harus memutar 3-4 km,” terangnya. [tin/ted]






