Magetan (beritajatim.com) – Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Magetan mencatat 18 kecelakaan selama 13 Hari Ops Ketupat Semeru atau tepatnya pada 17 April 2023 hingga 29 April 2023. Dari 6 kejadian diantaranya terdapat korban meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Iptu Agus Suparno menerangkan, 18 kecelakaan tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Magetan. Dia menerangkan dari total 6 kejadian kecelakaan yang ditangani, terdapat korban meninggal.
“Untuk selama Ops Ketupat Semeru ini ada 18 kecelakaan yang kami tangani. Total 6 laporan diantaranya terdapat korban meninggal dunia,” kata Agus Suparno, Minggu (30/4/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/sugiri-sancoko-siap-menangkan-ganjar-pranowo/
Menurut Agus, mayoritas kecelakaan itu adalah kecelakaan tunggal dimana pengemudi kendaraan yang terlibat kecelakaan bukan warga asli Magetan. Sehingga, kemungkinan besar mereka tak paham dengan medan jalan di Magetan.
Salah satunya, kecelakaan tunggal Innova Reborn milik wisatawan Mojokerto di Jalan Raya Sarangan-Ngerong dan Elf wisatawan Grobogan yang terguling di Jalan Tembus, di wilayah Kelurahan Sarangan, Plaosan.
“Selain itu, mereka yang dari luar daerah ini tidak mengedepankan istirahat dulu. Padahal, di pos pam dan pos pelayanan kami sediakan fasilitas gratis bagi pengguna jalan yang kelelahan untuk istirahat. Dan istirahat kan sebenarnya bisa di mana saja. Nah, kami pihak kepolisian sediakan gratis di pos pam dan pelayanan,” terang Agus.
Pun, dia meminta agar seluruh pengguna jalan agar selalu memilih istirahat dulu jika lelah dalam mengemudi. Sehingga, konsentrasi tidak terganggu dan kecelakaan bisa dihindari. “Kami terus memberikan imbauan kepada pengguna jalan yang melalui wilayah Magetan agar selalu waspada dan tertib berlalu lintas,” katanya. (fiq/kun)






