Lamongan (beritajatim.com) – Truk bermuatan biji plastik terguling di jalur poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di ruas jalan Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Lamongan, Jumat (14/4/2023).
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, tergulingnya truk ini lantaran dihantam oleh bus yang melaju kencang, saat truk melakukan putar balik secara mendadak di jalan setempat.
“Iya, truk muatan biji plastik terguling, tertabrak bus, usai putar balik di jalan poros nasional Lamongan-Babat,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Ipda Hadi Siswanto, saat dikonfirmasi, Jumat (14/4/2023).
Mengenai kronologinya, Hadi menjelaskan bahwa kejadian ini bermula saat truk colt diesel bernopol L 9529 BA yang dikemudikan oleh Saifudin (42), warga Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu melaju dari arah Gresik menuju Lamongan.
BACA JUGA:
Perempuan Asal Bojonegoro Tewas Usai Tabrak ‘Bokong’ Truk di Lamongan
Setibanya di TKP, truk bermuatan biji plastik tersebut hendak melakukan putar balik dengan berbelok ke arah kanan. Nahasnya, secara bersamaan muncul bus dari arah yang sama. Bus bernopol N 7728 UG itu dikemudikan oleh Teguh Pramujiono (40), asal Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Pacitan.
“Lantaran jaraknya yang sudah dekat, tabrakan tak terhindarkan, badan truk akhirnya tertabrak bus Sinar Mandiri hingga truk terguling,” beber Hadi.
Hadi menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Akan tetapi, salah satu kondektur bus, yang bernama Dedi mengalami luka pada tangan kirinya dan harus dirawat di Puskesmas Deket.
Berdasarkan pantauan di lokasi, insiden tabrakan ini juga mengakibatkan tersendatnya arus lalu lintas di jalan setempat. Arus lalin itu kembali terurai dan lancar usai kendaraan berhasil dievakuasi menggunakan mobil derek.
BACA JUGA:
Nahas, Anak 3 Tahun di Lamongan Tewas Terlindas Truk Muatan Elpiji
“Tak ada korban jiwa. Bus mengalami pecah kaca bagian depan. Begitupun Truk yang juga mengalami kerusakan, akibat tertabrak dan terguling. Jalan poros nasional ini sempat mengalami kepadatan di 2 arah, baik yang keluar maupun masuk ke Lamongan. Arus lalulintas baru bisa terurai saat truk berhasil dievakuasi ke pinggir,” jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang saksi mata bernama Junaidi. Menurutnya, kejadian tabrakan itu begitu tiba-tiba. Saat truk akan putar balik, tutur Junaidi, dari arah yang sama melaju bus Sinar Mandiri tersebut.
“Pada saat itu sopir bus sudah berusaha melakukan pengereman, tapi karena jarak terlalu dekat dan tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan,” tandas Junaidi yang juga merupakan salah satu penumpang bus tersebut.
Saking kerasnya tabrakan tersebut, ujar Junaidi, truk langsung terguling. Sementara muatan truk berupa biji plastik yang akan dikirim ke salah satu pabrik di Lamongan itu pun tumpah dan meluber ke jalan raya. “Tadi sepertinya sopir truk itu putar baliknya mendadak sehingga bus tidak sempat menghindar,” tutupnya. [riq/suf]






