Surabaya (beritajatim.com) – Kiai Muda Jatim menggelar tadarus sejarah bareng santri. Kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Al Mujahiddin, Desa Kapuhrejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Ketua Kiai Muda Jatim, Ali Baidlowi mengatakan, kegiatan itu sengaja digelar pada Ramadhan untuk menambah pahala dan mendapat keberkahan.
“Kami ingin Ramadhan kali ini diisi dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat,” ujarnya.
Selain untuk doa dan tadarus, Kiai Muda Jatim juga menjalin silaturahmi bersama masyarakat setempat. Dalam kegiatan itu, mereka berusaha memenuhi kebutuhan warga dengan memberikan bantuan penerangan jalan.
“Dari komunikasi, ternyata mereka membutuhkan penerangan jalan, kami pun memenuhinya,” kata Ali.
Baca Juga:
Kiai Muda Jatim Sedekah Sayur, Pedagang: Sangat Bermanfaat
Setelah menggelar tadarus, doa bersama, dan berbuka puasa, Kiai Muda Jatim mulai memasangkan tiang lampu di sekitar lokasi.
“Kami siapkan tiang lampu, lampu jalan, hingga kabel listrik agar dapat menerangi jalanan,” ujarnya.
Dengan adanya bantuan itu, Kiai Muda Jatim berharap kegiatan belajar di ponpes bisa makin lancar.
“Warga yang di sekitar ponpes pun bisa merasakan langsung dampak bantuan ini,” kata dia.
Baca Juga:
Kiai Muda Jatim Bersihkan dan Beri Bantuan Karpet Musala
Sementara itu, pimpinan ponpes, Gus Lutfi memberikan respons positif atas kegiatan dan bantuan dari Kiai Muda Jatim.
“Terima kasih kepada Kiai Muda Jatim yang hadir dan peduli kepada kami,” kata dia.
Selain memberi bantuan, Kiai Muda Jatim juga menyosialisasikan sosok Ganjar kepada santri dan warga setempat. [tok/beq]






